KEPRI

Pemko Tanjungpinang Petakan Aset Daerah Untuk Tingkatkan PAD

Syukri: Berjumlah 1.281 titik di Seluruh Kecamatan

Tampak Sekda Tanjungpinang Zulhidayat memimpin rapat evaluasi Tim Identifikasi PSU yang berpotensi ekonomi di Ruang Rapat Kantor Wali Kota Tanjungpinang di Jalan Senggarang, Rabu (10/9/2025). Foto prokepri/jp

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang telah melakukan pemetaan potensi aset daerah yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan Pendapat Asli Daerah (PAD).

Kepala Bagian (Kabag) Administrasi Pembangunan, Muhammad Syukri mengatakan, aset daerah yakni Fasilitas Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) yang telah dilakukan pendataan berjumlah 1.281 titik dan tersebar di seluruh kecamatan.

“Hasil survei menunjukkan terdapat peluang besar dalam pemanfaatan PSU untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Potensi ini dapat berupa kerja sama pemanfaatan lahan, pengembangan ruang publik multifungsi, hingga pemberdayaan UMKM. Namun demikian, masih terdapat kendala, seperti banyaknya PSU yang belum bersertifikat, keterbatasan anggaran penataan, serta tumpang tindih pemanfaatan. Oleh karena itu, kami merekomendasikan percepatan sertifikasi, penyusunan masterplan, dan penguatan kolaborasi dengan BUMD, swasta, serta masyarakat,”kata Syukri dalam Rapat Evaluasi Tim Identifikasi PSU yang berpotensi ekonomi di Ruang Rapat Kantor Wali Kota Tanjungpinang di Jalan Senggarang, Rabu (10/9/2025).

Ditempat sama, Sekretaris Daerah (Sekda) Tanjungpinang, Zulhidayat mengingatkan pentingnya langkah identifikasi ini, sebagai salah satu strategi meningkatkan PAD. Namun ia menegaskan, agar harus tetap memperhatikan aspek keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat.

“Saya mengapresiasi kerja tim dalam melakukan identifikasi aset PSU. Namun, dalam implementasinya nanti, saya minta agar semua aspek diperhatikan, termasuk jangan sampai kebijakan ini memberatkan para pelaku usaha kecil, menengah, maupun UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi Kota Tanjungpinang. PSU yang bernilai ekonomi harus dikelola dengan bijak, berkeadilan, serta mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,”pesan Zulhidayat.(jp)

Editor: yn

Back to top button