KEPRI

Gedung Gonggong di Tepi Laut Tanjungpinang Tak Terawat

Gedung Gonggong di Tepi Laut, Kota Tanjungpinang tampak tak terawat, dinding kaca rusak parah. Foto prokepri/jp

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Gedung Gonggong milik Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang yang berada di Tepi Laut tidak terawat.

Pantauan dilapangan, Senin (15/9/2025), bangunan yang dibangun pada tahun 2016 silam itu, kondisinya sangat memperihatinkan.

Terlihat, dinding gedung yang mayoritas terbuat dari kaca banyak yang retak hingga berlubang. Selain itu, banyak fasilitas di ikon kebanggaan warga Kota Gurindam itu rusak parah tak berfungsi.

Kabel-kabel listrik banyak menganga terlepas tanpa diperdulikan instansi terkait.

Gedung Gonggong saat ini menjadi tempat yang menakutkan hingga warga enggan melihatnya.

“Sayang sekali, padahal jaman dulu, jadi tempat favorit orang-orang foto,”ujar salah seorang warga yang melintas di depan gedung yang telah dibiarkan terbengkalai selama leih kurang 8 tahun ini.

Tampilan Gedung Gonggong yang seperti siput laut ini sebelumnya megah, saat ini berubah terkesan menjadi lokasi angker. Bagian interior dalam juga banyak yang sudah tidak ada lagi.

“Dulu megah gedung ini. Ada yang menyebutkan gedung ultramen, karena sekilas mirip kayak topeng ultramen, kata orang-orang sih. Prihatin juga liatnya, kenapa dibiarkan ya?, padahal ini kan dibangun pake uang rakyat,”kata warga lainnya yang enggan menyebutkan namanya.

Pelataran gedung juga terlihat kusam, cat yang menempel terkikis dan berdebu.

Seperti diketahui, pembangunan gedung gonggong ini menelan anggaran APBD Kota Tanjungpinang sebesar Rp14,4 miliar di tahun 2016.

Dulu, gedung ini berkilau dan malam harinya lampu sorot berwarna-warni menyinari setiap sudut gedung tersebut.

Sebelumnya terpisah, Walikota Tanjungpinang H Lis Darmansyah tak memungkiri tidak terawatnya Gedung Gonggong tersebut. Lis pun berjanji akan segera melakukan perbaikan.(jp)

Editor: yn

Back to top button