Kepala BPB IV Dukung Penuh Pembangunan Tugu Bahasa Nasional

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Kepala Balai Pelestarian Budaya Wilayah IV, Jumhari, menyatakan dukungan penuh Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) membangun Tugu Bahasa Nasional di Pulau Penyengat, Tanjungpinang.
“Tugu Bahasa tidak hanya simbolis, tapi juga harus memberi manfaat kepada masyarakat, dengan tetap memperhatikan aturan dan norma cagar budaya,”ujarnya, Sabtu (4/10/2025).
Ia juga berharap tim ahli cagar budaya dan kementerian terkait dapat memberi dukungan sarana dan prasarana.
Hal sama juga dikatakan Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan Provinsi Kepri. Namun, perwakilan Satker Pelaksanaan Cipta Karya menyoroti pentingnya perhitungan kebutuhan listrik dalam Detail Engineering Design (DED) pembangunan Monumen Bahasa Nasional agar proses pembangunan lebih komprehensif.
Sementara itu, Ketua Tim Ahli Cagar Budaya Kepri, Abdul Malik, mengingatkan bahwa gagasan pembangunan monumen ini telah lama bergulir.
“Tahun 2009 kita datangkan pakar, dilanjutkan seminar pada 2010, semua merekomendasikan perlunya monumen yang mengabadikan jejak Raja Ali Haji dan peran Pulau Penyengat sebagai asal muasal Bahasa Indonesia. Negara lain seperti Turkmenistan bahkan sudah mendirikan monumen Raja Ali Haji. Dunia menghargai, saatnya kita juga menunjukkan kepedulian terhadap bahasa dan budaya kita sendiri,” tuturnya.
Terpisah, Perwakilan STISIPOL Tanjungpinang, Zamzami, menambahkan pentingnya pelibatan masyarakat.
“Secara filosofi tidak ada masalah. Namun, karena monumen ini merupakan struktur baru di Pulau Penyengat, perlu melibatkan lebih banyak stakeholder agar tidak ada penolakan setelah pembangunan selesai,”ucapnya.(jp)
Editor: yn
