Tim Puslabfor Bareskrim Polri Turun Selidiki Penyebab Meledaknya Kapal Federal II

PROKEPRI.COM, BATAM – Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri turun tangan menyelidikan penyebab meledaknya kapal tangker MT Federal II di galangan PT ASL Shipyard Indonesia, Tanjung Uncang, Batam.
“Kita sudah meminta bantuan Puslabfor Bareskrim Polri dan dari kemaren mereka sedang bekerja untuk menari penyebab terjadinya hal tersebut. Sampai hari ini mereka masih berlangsung dan hasilnya nanti akan disampaikan seandainya mereka selesei melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara),”ujar Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin, Minggu (19/10/2025).
Asep memastikan, bahwa pemeriksaan sudah dilakukan terhadap sejumlah saksi-saksi, baik saksi yang ada di seputar TKP, maupun kepada pihak-pihak yang dianggap mengetahui kejadian itu.
“Belum (gelar perkara,red), kan masih mencari pengumpulan keterangan-keterangan,”ungkapnya.
“Kejadian ini sudah memakan korban jiwa bahkan bertambah satu orang. Menurut saya sudah kejadian menonjol, otomatis kita akan menutaskan kasus ini. Kita melihat meneliti siapa-siapa yang bertanggungjawab,”sambung dia.
Asep juga belum dapat memberikan kesimpulan, apakah MT Federal II meledak atau terbakar.
“Kami masih belum bisa menyimpulkan apakah meledak atau kebakaran,”pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, data terbaru, pada Sabtu (18/10/2025, jumlah korban meninggal pasca meledaknya Kapal Tanker MT Federal II tersebut bertambah satu orang, totalnya menjadi 11 orang korban.
Sehingga jumlah korban dalam peristiwa maut ini total 32 orang dari semula 28 korban.
Dengan rincian, 11 orang meninggal dunia dan 21 orang luka-luka (7 luka berat dan 14 orang lainnya luka ringan).
Satu korban terbaru itu bernama Roni A Harefa. Ia menghembuskan nafas terakhirnya pada Kamis (16/10/2025) sekira pukul 14.00 Wib siang, kemaren.
Roni meninggal dunia setelah berjuang melawan luka bakar parah dengan perawatan intensif di RS Mutiara Aini. Namun, nyawanya tak tertolong.(wan)
Editor: yn
