OPINI

Pembangunan Jembatan Babin: Tolak Ukur Citra Kemajuan dan Stabilitas Kepri

Oleh: Suyono Saeran, Penulis Buku di Kepri

Suyono Saeran. Foto dok prokepri

PROKEPRI.COM, OPINI – Perlu disadari, pembangunan Jembatan Batam Bintan tidak hanya penting bagi Kepulauan Riau tetapi juga menambah kepercayaan asing bagi negara. Karena pembangunan infrastruktur yang megah tidak hanya berfungsi secara praktis untuk mendukung aktivitas ekonomi dan sosial, tetapi juga memiliki nilai simbolis dan strategis. Kemegahan Jembatan Batam Bintan akan jadi tolak ukur citra kemajuan dan stabilitas Kepulauan Riau dan Indonesia di mata dunia.

Negara dengan infrastruktur modern dipersepsikan stabil, serius dalam pembangunan, dan memiliki arah ekonomi yang jelas. Hal ini menumbuhkan kepercayaan yang kuat dari negara lain dan investor. Karena para pemilik modal asing cenderung lebih yakin menanamkan modal jika infrastruktur suatu negara sudah siap dan lengkap seperti pelabuhan internasional, bandara modern, jalan tol, listrik, air dan kawasan industri yang terintegrasi.

Di sisi lain, selesainya pembangunan Jembatan Batam Bintan sebagai salah satu infrastruktur megah yang dimiliki Indonesia menjadi simbol kekuatan nasional dan meningkatkan posisi diplomasi. Infrastruktur yang megah bukan hanya simbol pembangunan dalam negeri, tapi juga alat diplomasi yang kuat. Dalam konteks ini secara langsung akan mempengaruhi citra dan prestise di mata internasional. Indonesia akan dikenal sebagai negara yang stabil, maju, aman serta memiliki infrastruktur modern yang pada akhirnya meningkatkan kepercayaan mitra bagi negara-negara lain di tataran global.

Tidak hanya itu, selesainya pembangunan Jembatan Batam Bintan sebagai salah satu infrastruktur megah yang dimiliki Indonesia akan menjadi pintu masuk kerjasama internasional, misalnya melalui proyek-proyek multinasional, Belt and Road Initiative, atau juga dalam kerja sama pembangunan kawasan ekonomi khusus.

Tentu ini bukan sekedar mimpi atau euforia semata. Jembatan Batam Bintan yang panjangnya 14,74 kilometer ini juga akan jadi sebuah legasi dari seorang pemimpin yang visioner.

Saat ini detail engineering design (DED) Jembatan Batam Bintan sudah selesai. Bahkan survey kedalaman laut bagi pembangunan tiang pancang jembatan juga sudah dilakukan.

Belum lama ini investor dari China yakni China Road and Bridge Corporation (CRBC) juga sudah menaruh minatnya untuk ikut dalam pelelangan pembangunan jembatan tersebut.

Akhirnya kita hanya menunggu gong dari pusat. Semua letih, kerja keras, dan persiapan sudah Pemprov Kepri lakukan dengan matang. Kita sangat optimis bisa segera terealisasi. Karena Kepri juga menjadi salah satu daerah yang memegang kunci bagi Indonesia di mata dunia. Kepri hebat Indonesia kuat.***

Back to top button