KEPRI

Usai Disorot, Pemkab Anambas Alokasikan Rp100 Juta untuk Perbaiki Lampu Hias Masjid Agung Baitul Ma’mur

Tampak lampu penerangan dan tulisan Masjid Agung Baitul Ma’mur di Tarempa, Kabupaten Anambas krembali bercaya usai diperbaiki Pemkab Anambas dengan anggaran Rp100 juta,  Kamis (1/1/2026) malam. Foto prokepri/Agus Suradi

PROKEPRI.COM, ANAMBAS – Usai mendapat sorotan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Anambas mengalokasikan Rp100 juta untuk memperbaiki penataan lampu hias Masjid Agung Baitul Ma’mur.

Pengalokasian dana tersebut menjadi bukti keseriusan Pemkab untuk mempercantik ikon religi kebanggaan masyarakat Anambas.

Lampu hias yang sebelumnya sempat mengalami kerusakan kini kembali menyala dan cahayanya mempercantik wajah Kota Tarempa, khususnya pada malam hari.

Sebelumnya, pada 16 Oktober 2025 lalu, sejumlah lampu hias, terutama pada bagian tulisan, dilaporkan tidak berfungsi.

Bahkan, hampir seluruh huruf di lampu lampu itu mengalami kerusakan sehingga mengurangi nilai estetika masjid kebanggaan masyarakat Anambas tersebut.

Setelah melalui proses perbaikan, lampu-lampu tersebut kini kembali bersinar.

Pantauan prokepri.com di lapangan pada Jumat (2/1/2026), tampak lampu-lampu baru yang telah terpasang di bagian luar masjid. Penerangan itu tentunya menghadirkan nuansa elegan dan megah.

Perpaduan lampu yang tertata rapi menjadikan Masjid Agung Baitul Ma’mur tampak semakin indah dan menarik perhatian masyarakat maupun pengguna jalan yang melintas di sekitarnya.

Tidak hanya memperindah tampilan bangunan, penataan lampu hias ini juga memberikan kenyamanan bagi jamaah saat melaksanakan ibadah, terutama pada malam hari, sehingga suasana terasa lebih khusyuk.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kepulauan Anambas, Doni, mengatakan bahwa penataan lampu hias tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menata kawasan masjid sebagai pusat ibadah sekaligus ikon daerah.

“Penataan lampu hias ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi jamaah serta memperindah kawasan Masjid Agung Baitul Ma’mur, terutama pada malam hari,” ujar Doni.

Ia menjelaskan, anggaran perbaikan dan penataan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kepulauan Anambas dengan total sekitar Rp100 juta.

Anggaran tersebut tidak hanya difokuskan pada perbaikan dan pemasangan lampu hias, tetapi juga mencakup perbaikan bagian dalam masjid.

“Perbaikan ini bukan hanya untuk lampu hias saja, tetapi juga menyasar bagian dalam masjid yang mengalami kerusakan, seperti plafon,” jelasnya.

Doni juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun agar tetap berfungsi dengan baik serta memberikan manfaat jangka panjang.

Sementara itu, masyarakat menyambut positif penataan lampu hias di Masjid Agung Baitul Ma’mur. Warga berharap keindahan masjid kebanggaan Anambas tersebut dapat terus dipelihara sebagai pusat ibadah, simbol religius, sekaligus ikon dan kebanggaan Kabupaten Kepulauan Anambas.(as)

Editor: yn

Back to top button