Buku Karya Rajabul Amin Berjudul ‘Kala Laut Bicara, Pulau Mendengar’ Dibedah

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Buku karya penulis muda bernama Rajabul Amin berjudul ‘Kala Laut Bicara, Pulau Mendengar’ dibedah dengan menghadirkan berbagai narasumber di Studio Museum Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah Kota Tanjungpinang, Kamis (8/1/2026).
Agenda dengan tema ‘Jalinan Makna dalam Komunikasi Budaya di Bumi Segantang Lada’ ini dibuka oleh Asisten 1 Pemerintahan dan Kesra Setdako Tanjungpinang, Tamrin Dahlan.
Tamrin yang juga menjadi pembicara dalam kegiatan bedah buku tersebut menyampaikan bahwa menulis ini adalah aktifitas yang nampak sederhana, tinggal duduk, berfikir dan menuangkan kata-kata di atas kertas atau layar. Namun kenyataannya banyak orang yang terhenti, bahkan belum menulis satu paragraf.
“Maka hari ini alhamdulillah telah muncul seorang penulis muda bernama Rajabul Amin yang mudah-mudahan akan menjadi sejarah dan pioner di masa yang akan datang. Bisa saja buku Kala Laut Bicara, Pulau Mendengar ini akan terkenal serta menjadi buku yang di cari oleh banyak orang di masa mendatang, seperti buku karya Raja Ali Haji yang terkenal hingga saat ini,” ucapnya.
Dalam kesempatan ini juga Tamrin mengucapkan selamat kepada Rajabul Amin sebagai penulis buku dan berpesan agar teruslah berkarya dan memberikan informasi yang bermanfaat bagi orang banyak.
“Apapun hasilnya dan apapun jadinya buku ini ke depannya nanti, dia tetap akan menjadi literasi. Kita tak tau apa yang akan terjadi dengan hasil karya Rajabul Amin puluhan tahun bahkan ratusan tahun mendatang. Raja Ali Haji pun tak tau bahwa Gurindam 12 akan terkenal hingga hari ini. Maka teruslah semangat untuk berkarya dan teruslah menulis, semoga Allah mudahkan semua atas apa yang menjadi harapan Rajab terhadap buku ini,” harap Tamrin.
Narasumber-narasumber yang turut hadir diantaranya, Nurbaiti Usman Siam, serta diikuti oleh peserta dari Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Kepala Perangkat Daerah dan Mahasiswa.
Sementara itu, penulis buku Kala Laut Bicara, Pulau Mendengar, Rajabul Amin mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kepri dan Pemerintah kota Tanjungpinang yang telah memberikan ruang dan dukungan untuk pelaksanaan bedah buku hasil karya dirinya.
“Inspirasi terbitnya buku ini berawal dari terbatasnya informasi tentang Kepulauan Riau, dan masih banyak masyarakat luar belum mengenal sejarah Kepulauan Riau. Maka atas alasan itulah saya menulis buku ini yang di dalamnya berisi tentang komunikasi budaya di bumi Segantang Lada,” jelas Rajab yang merupakan alumni STAIN Sultan Abdurrahman.(jp)
Editor: yn
