Anambas Masuk Program Reaktivasi Internet BAKTI-Komdigi, 17 Titik Jadi Sasaran

PROKEPRI.COM, ANAMBAS – Upaya berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas dalam memperjuangkan pemerataan akses internet akhirnya membuahkan hasil nyata.
Setelah melalui serangkaian usulan serta koordinasi intensif dengan pemerintah pusat, Kepulauan Anambas kini resmi masuk dalam program reaktivasi layanan akses internet Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) di bawah Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi RI).
Program reaktivasi tersebut mencakup 17 lokasi strategis yang tersebar di berbagai desa dan fasilitas publik di wilayah Anambas. Layanan internet ini akan disediakan oleh PT Telkom Satelit Indonesia, dengan sasaran utama kantor desa, kantor camat, sekolah, madrasah, hingga puskesmas yang selama ini mengalami keterbatasan bahkan gangguan akses internet.
Mantan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kabupaten Kepulauan Anambas, Jeprizal, S.Kom., MA, menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil dari konsistensi pemerintah daerah dalam mengawal kebutuhan infrastruktur digital hingga ke tingkat pusat.
“Ini adalah hasil dari perjuangan, upaya, dan komunikasi yang terus-menerus dilakukan pimpinan daerah. Berdasarkan informasi bidang infrastruktur BAKTI-Komdigi RI, lokasi-lokasi tersebut memang masuk dalam program reaktivasi atau migrasi layanan internet BAKTI, agar layanan yang sebelumnya tidak optimal bisa kembali aktif dan dimanfaatkan masyarakat,” ujar Jeprizal, Rabu (21/1/2026).
Jeprizal menjelaskan, dalam surat resmi BAKTI Komdigi RI, PT Telkom Satelit Indonesia ditunjuk sebagai penyedia layanan untuk 17 titik lokasi tersebut.
Namun demikian, apabila pada lokasi tertentu telah tersedia layanan internet mandiri atau tidak memenuhi kriteria operasional seperti keamanan, kelistrikan, maupun aspek teknis lainnya, maka akan dilakukan relokasi ke titik yang lebih membutuhkan.
Tak hanya fokus pada layanan berbasis satelit, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas juga terus berupaya memperkuat jaringan telekomunikasi darat. Dalam hal ini, pemerintah daerah telah mengusulkan beberapa titik penguatan jaringan fiber optik serta peningkatan akses sinyal 4G kepada operator dan pemerintah pusat.
Selain layanan internet satelit dan fiber optik, perluasan jaringan seluler juga menjadi perhatian serius. Hasilnya, pada awal Desember 2025 lalu, jaringan 4G Telkomsel di Dusun Rintis, Desa Tarempa Selatan, yang sebelumnya merupakan wilayah blank spot, berhasil direalisasikan dan kini telah on air.
“Wilayah tersebut yang sebelumnya tidak terjangkau sinyal kini sudah bisa menikmati layanan 4G. Manfaatnya langsung dirasakan masyarakat untuk mendukung aktivitas sehari-hari,” ungkap Jeprizal.
Dengan berbagai langkah strategis tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas berharap pemerataan akses komunikasi dan informasi di wilayah terluar semakin terwujud.
Hal ini diharapkan mampu menunjang pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Pimpinan Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, juga disebut terus melakukan berbagai upaya dan komunikasi ke pemerintah pusat agar jangkauan dan perluasan akses telekomunikasi dapat merata hingga ke pelosok, sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Anambas.(as)
Editor: yn
