KEPRI

Korban Terseret Arus di Perairan Pulau Poto Bintan Ditemukan Tewas

Tampak Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban terseret arus dalam kondisi tewas di perairan Pulau Poto, Kabupaten Bintan, Kamis (22/1/2026). Foto prokepri/jp

PROKEPRI.COM, BINTAN – Memasuki hari keempat Operasi SAR, Rian Irawan (25 th), korban yang terseret arus di wilayah perairan Pulau Poto, Kab. Bintan, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Kamis (22/1/2026).

Korban ditemukan dengan jarak 0.15 NM dari titik lokasi korban terseret arus.

“Jenazah kemudian dievakuasi menuju ke rumah duka,”tulis laporan resmi Basarnas Tanjungpinang kepada media ini.

Sebelumnya, pada hari Senin, 19 Januari 2026, sekitar pukul 14.10 WIB, 5 orang pekerja PT. Shandong Geologi Eksplorasi sedang membersihkan badan di samping ponton pengeboran, yang berlokasi di perairan Pulau Poto, Desa Kelong Kec. Bintan Pesisir.

Saat membersihkan badan, arus kuat menerjang mereka berlima. 3 orang berhasil menyelamatkan diri, sementara 1 orang atas nama Reza (27th) ditemukan meninggal dunia dan 1 orang atas nama Rian Irawan hilang.

Selama melaksanakan pencarian terhadap korban, Tim SAR Gabungan menerjunkan 1 unit RBB Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, 1 Speed Boat Polairud Bintan, 1 Boat Perusahaan, 2 Pompong Nelayan, 1 Unit Rescue Car Type II dan 1 Unit Drone Thermal. Pada pencarian hari keempat, Tim SAR Gabungan dibagi menjadi 2 SRU dengan luas area pencarian ± 7NM.

“Dengan telah ditemukannya korban, maka Operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. Seluruh Tim SAR Gabungan yang terlibat kembali ke pangkalan masing-masing,”pungkas Basarnar.(jp)

Editor: yn

Back to top button