Polisi Ternyata Amankan 4 Pengguna Sabu Saat Gerebek Kosan Yang Hebohkan Warga Desa Tarempa Barat

PROKEPRI.COM, ANAMBAS –Kepolisian Resort (Polres) Anambas ternyata mengamankan empat orang diduga pengguna narkotika jenis sabu-sabu saat gerebek rumah kos-kosan yang sebelumnya sempat menghebohkan warga di kawasan belakang Pasar Sayur, Desa Tarempa Barat, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Minggu (22/2/2026) kemaren.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Senin (23/2/2026), keempat terduga pelaku masing-masing berinisial K, Y, R, dan S. Tiga pelaku yakni K, Y, dan R, terlebih dulu diamankan di dalam kamar kos.
Dari pengakuan mereka, sabu tersebut dikonsumsi bersama empat orang, termasuk S. Setelah dilakukan pengembangan, S pun turut diamankan, dan jumlah terduga menjadi empat orang.
S diciduk petugas di kamar kos sebelah yang masih berada di lokasi yang sama.
Diketahui, kamar kos tersebut dikontrak oleh pasangan suami istri berinisial K dan Y. Saat kejadian, kamar itu diduga digunakan untuk mengonsumsi sabu bersama R.
Dari keterangan sementara, sabu tersebut diperoleh dari seseorang berinisial I yang saat ini belum diketahui keberadaannya dan masih dalam pencarian polisi.
Sedangkan informasi lain menyebutkan, rumah kos tersebut merupakan milik seorang pengusaha ikan berinisial J yang diketahui sudah lama tidak tinggal di Tarempa karena menetap di luar daerah.
Berdasarkan keterangan dari narasumber terpercaya, Polres Anambas telah melakukan pengembangan dengan menelusuri lokasi kejadian pada Minggu malam itu, termasuk juga kediaman seseorang berinisial I, sesuai pengakuan para terduga pelaku.
Namun saat didatangi, I tidak berada di rumah. Polisi hanya menemui istrinya yang berinisial C.
Saat dimintai keterangan, C mengaku tidak mengetahui keberadaan suaminya.
Kasus ini pun menjadi sorotan warga sekitar.
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya juga menyebut, bahwa salah satu penghuni kos bersama rekan-rekannya sudah cukup lama menjadi perhatian lingkungan karena diduga kerap mengonsumsi sabu.
“Memang sudah lama jadi perhatian warga, karena sering terlihat mencurigakan,” ujarnya, Senin (23/2/2026).
Selain empat orang yang diamankan, seorang wanita berinisial N menyebutkan bahwa malam kejadian itu,menantunya yang berinisial C, istri dari I, juga sempat dibawa pihak kepolisian untuk menjalani tes urine guna memastikan ada tidaknya keterlibatan dalam penggunaan narkotika.
Yang bersangkutan disebut sempat dibawa ke RSUD Tarempa untuk pemeriksaan lebih lanjut. Namun hingga berita ini diturunkan, hasil laboratorium pemeriksaan tersebut belum disampaikan secara resmi oleh pihak kepolisian.
Media ini juga menelusuri informasi hingga ke tingkat RT setempat.
Berdasarkan keterangan R, anak dari Ketua RT, saat dikonfirmasi terkait kejadian pada Minggu malam sebelumnya, ia menyebut kemungkinan orang tuanya tidak mengetahui adanya laporan karena sedang beristirahat dan kondisi kesehatan matanya kurang baik.
Ia juga mengaku mendapat informasi dari anaknya R bahwa pada malam Senin ada orang yang datang ke rumah, namun anak R tidak mengenal dan mencari orang tuanya dan tidak diketahui maksud kedatangannya.
”R mengakui pada malam senin itu dia sedang mengantar istrinya berkerja di RSUD Tarempa sebagai bidan di rumah sakit tersebut ” jelasnya.
Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Kepulauan Anambas, Iptu Kristian, diketahui sedang berada di luar daerah dalam rangka kegiatan dinas.
Pemasok Sabu Diburu
Hingga kini, pihak kepolisian dikabarkan masih terus melakukan pengembangan dan memburu terduga pemasok berinisial I.
Termasuk juga menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk memastikan kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut.(Agussuradi)
Editor: yn
