KEPRI

Net Ramadhan POC Kepri Tembus Partisipasi Nasional, 5 Hari Catat 150 Lebih Check-In

Net Ramadhan POC Kepri. Foto prokepri

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Kegiatan Net Spesial Ramadhan POC Kepri memasuki hari kelima dengan capaian partisipasi yang terus meningkat dan menjangkau berbagai daerah di Indonesia. Selama lima hari pelaksanaan, tercatat total lebih dari 150 partisipasi check-in sejak hari pertama, dengan rata-rata kehadiran 25 hingga 48 peserta setiap malamnya.

Program yang digelar setiap malam selama bulan Ramadhan ini menjadi ruang silaturahmi udara bagi para pengguna Push On Channel (POC) lintas provinsi. Peserta berasal dari Kepulauan Riau (Kepri), Sumatera Utara, Bali, Sulawesi Selatan, Lampung, Kalimantan Tengah, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jakarta, Banten, Aceh, Kalimantan Selatan, Jambi, hingga Bekasi.

Kegiatan dipandu langsung oleh Net Control Station (NCS) yang bergantian. Pada malam ke-5, Yoan dipercaya memandu jalannya net secara nasional.

“Ini pengalaman perdana saya memandu kegiatan secara modulasi lintas daerah secara nasional dengan tanpa melihat wajah, hanya mengandalkan suara,” ujar Yoan selaku NCS, Kamis (26/2/2026).

“Kecakapan dalam mendengar dan menguasai callsign secara phonetic alphabet menjadikan tantangan tersendiri bagi saya,” tambahnya.

Menurut Yoan, menjaga ketertiban komunikasi di frekuensi nasional membutuhkan konsentrasi tinggi, terutama dalam memastikan setiap callsign terdengar jelas dan tercatat dengan benar.

Antusiasme peserta yang meningkat setiap malam juga menjadi sorotan panitia. Mayde, salah satu penggerak POC Kepri, mengaku tidak menyangka respons komunitas begitu besar.

“Ini kegiatan perdana untuk POC Kepri. Tidak menyangka antusias peserta semakin hari semakin meningkat. Ini menjadi motivasi kami di Kepri untuk lebih solid dalam berkomunitas melalui udara,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Iqbal selaku Bendahara POC Kepri. Ia menilai program Net Ramadhan ini menjadi bukti bahwa POC Kepri mampu bersaing dan menarik perhatian komunitas nasional.

“Luar biasa, POC Kepri tidak kalah dengan daerah lain yang ternyata sangat dilirik. Terbukti program net di bulan puasa ini memberikan daya tarik tersendiri bagi pengguna POC se-Indonesia,” kata Iqbal.

Net Ramadhan POC Kepri tidak hanya menjadi ajang check-in dan pengumpulan poin, tetapi juga wadah mempererat komunikasi, melatih ketertiban berbicara, serta meningkatkan kemampuan penggunaan phonetic alphabet dalam dunia modulasi radio.

Panitia juga mengajak masyarakat Kepulauan Riau yang tertarik bermodulasi melalui perangkat radio genggam atau ingin menambah pengalaman di dunia komunikasi udara untuk bergabung secara gratis melalui laman pocindonesia.com. Saat ini, aplikasi POC juga telah tersedia dan dapat diunduh melalui smartphone, sehingga masyarakat tidak harus menunggu memiliki perangkat HT untuk mulai belajar dan bergabung dalam komunitas.

Dengan konsistensi pelaksanaan hingga hari kelima, Net Ramadhan POC Kepri menunjukkan bahwa komunikasi udara tetap relevan dan diminati di era digital, bahkan mampu menjangkau partisipasi lintas daerah secara nasional hanya melalui kekuatan suara.

Program ini dijadwalkan terus berlangsung hingga akhir Ramadhan. (red)

Back to top button