Dekranasda Anambas Gandeng Bawah Reserve, Dorong UMKM Tembus Pasar Global

PROKEPRI.COM,ANAMBAS, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kepulauan Anambas menggandeng managemen Bawah Reserve atau PT Pulau Bawah guna memperkuat langkah strategis dalam mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu bersaing di pasar internasional.
PT Pulau Bawah sendiri merupakan destinasi pariwisata berkelas dunia yang memiliki jaringan wisatawan mancanegara.
Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya Dekranasda untuk mendorong produk kerajinan lokal “naik kelas”, baik dari segi kualitas, desain, hingga pemasaran dan branding di pasar global.
Ketua Dekranasda Kabupaten Kepulauan Anambas, Sinta Aneng, mengatakan bahwa kerja sama ini merupakan langkah konkret dalam memperluas akses pasar bagi UMKM lokal.
“Dekranasda berkomitmen menghadirkan inovasi dan membuka peluang kolaborasi untuk mengangkat produk kerajinan daerah ke panggung global. Sinergi dengan Bawah Reserve menjadi langkah nyata menghadirkan akses pasar yang lebih luas dan berkelas dunia,” ujarnya, Jumat (3/4/2026)..
Melalui kerja sama ini, produk unggulan kerajinan Anambas akan dipromosikan langsung di lingkungan resort eksklusif Bawah Reserve. Hal ini diharapkan dapat memperkenalkan produk lokal kepada wisatawan internasional secara langsung.
Selain itu, pelaku UMKM juga akan mendapatkan pembinaan berkelanjutan, mulai dari peningkatan kualitas produk, pemenuhan standar internasional, hingga penguatan nilai budaya lokal dalam setiap karya yang dihasilkan.
Swmwntara itu, manajemen Bawah Reserve turut menyambut positif kolaborasi ini. General Manager Raymond bersama Manager Public Affairs Sali menyatakan dukungannya terhadap upaya pemberdayaan masyarakat lokal melalui promosi produk kerajinan.
“Kami sangat antusias dan berterima kasih atas kolaborasi ini. Kami siap membantu mempromosikan produk unggulan Anambas agar lebih dikenal di kancah internasional,” kata Sali.
Diharapkannya, sinergi ini tidak hanya meningkatkan nilai ekonomi bagi pelaku UMKM, tetapi juga memperkuat identitas budaya daerah di mata dunia. Kerajinan lokal Anambas pun diharapkan mampu menjadi bagian dari gaya hidup global.(as)
Editor: yn
