Listrik Kerap Padam, Pengusaha Cold Storage di Anambas Geram Buruknya Pelayanan PLN

PROKEPRI.COM, ANAMBAS – Pemadaman listrik yang terus berulang di Kabupaten Kepulauan Anambas kembali menuai sorotan keras.
Kali ini, keluhan datang dari pengusaha cold storage terbesar di daerah tersebut bernama Dodo, yang mengaku geram terhadap buruknya pelayanan PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kabupaten Kepulauan Anambas.
Menurut Dodo, pemadaman listrik yang kembali terjadi pada hari ini telah menyebabkan kerugian hingga puluhan juta rupiah terhadap usaha miliknya, Kepulauan Anambas Coal Storage yang berlokasi di Desa Tarempa Barat. Usaha tersebut bergerak di bidang penyimpanan dan pembekuan hasil laut yang menjadi penopang aktivitas ekonomi para nelayan Anambas.
“Ini bukan pertama kali terjadi. Kami rugi puluhan juta rupiah akibat listrik mati. Yang paling dirugikan bukan hanya kami, tapi nelayan. Ikan mereka tidak bisa diproses pembekuan di ABF cold storage karena listrik padam,” tegasnya dengan nada kecewa, Sabtu (23/5/2026).
Dodo menilai persoalan listrik di Anambas sudah sangat serius dan tidak bisa lagi dianggap sebagai gangguan biasa.
Menurutnya, pemadaman yang terus terjadi menunjukkan lemahnya pelayanan serta minimnya kesiapan PLN dalam menjaga stabilitas pasokan listrik di wilayah kepulauan.
“PLN jangan tutup mata. Listrik ini kebutuhan vital, bukan sekadar penerangan. Kalau listrik mati berjam-jam, usaha lumpuh, nelayan rugi, masyarakat juga sengsara.(as)
Editor: yn
