KEPRI

Raja Bayu Bersyukur Atas Capaian Kafilah Anambas Raih Peringkat ke-5 di MTQ XII Kepri 2026

Kafilah Anambas meraih peringkat ke-5 pada MTQ XII ke tingkat provinsi Kepri 2026 di Kota Tanjungpinang. Foto prokepri/Agus Suradi

PROKEPRI.COM,ANAMBAS – Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Raja Bayu, bersyukur atas capaian kafilah Anambas yang berhasil meraih peringkat kelima pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026.

Kafilah Kabupaten Kepulauan Anambas mengumpulkan nilai 98, sama dengan Kabupaten Bintan. Dengan perolehan nilai yang identik, kedua daerah ditetapkan bersama-sama berada di posisi kelima pada ajang tahunan tersebut.

Raja Bayu mengatakan, hasil tersebut menjadi bukti bahwa proses seleksi yang dilakukan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Kepulauan Anambas telah berjalan sesuai harapan.

‎”Alhamdulillah, Anambas memperoleh nilai 98, sama dengan Kabupaten Bintan. Karena nilainya sama, kita ditetapkan meraih peringkat kelima bersama. Ini patut kita syukuri,” ujar Raja Bayu, Sabtu (11/7/2026).

Sebagai Ketua LPTQ Kabupaten Kepulauan Anambas, Raja Bayu menegaskan seluruh peserta yang diberangkatkan merupakan hasil seleksi yang ketat. Menurutnya, hanya peserta terbaik yang layak mewakili daerah di tingkat provinsi.

‎”Saya ingin yang berangkat benar-benar yang terbaik. Mereka diseleksi berdasarkan kemampuan, kesiapan, dan kedisiplinan. Kita membawa nama baik Kabupaten Kepulauan Anambas, jadi tidak boleh asal memilih peserta,” tegasnya.

‎Pada MTQ XII Kepri 2026, kafilah Anambas berhasil membawa pulang lima piala dari berbagai cabang perlombaan. Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas.

‎Lima peserta yang berhasil mengukir prestasi yakni Fikri Arif Fadillah sebagai Juara II cabang Hifzil 20 Juz Putra, Azizah Salsabila Juara II cabang Tafsir Bahasa Arab, Juniarianti Juara III cabang Tilawah Dewasa Putri, Kinara Rosita Juara III cabang Hifzil 1 Juz dan Tilawah Putri, serta Muhammad Alif Islami Juara III cabang Tafsir Bahasa Inggris.

‎Menurut Raja Bayu, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari pembinaan yang dilakukan secara intensif sebelum para peserta tampil di tingkat provinsi. Ia juga mengapresiasi dedikasi para pelatih yang terus mendampingi dan membimbing peserta selama masa persiapan.

‎”Prestasi ini bukan diraih secara instan. Ada proses panjang, latihan yang disiplin, bimbingan para pelatih, serta semangat para peserta untuk terus belajar dan memperbaiki kemampuan,” katanya.

‎Ia menilai kedisiplinan menjadi salah satu faktor utama dalam membentuk kafilah yang mampu bersaing dengan kabupaten dan kota lain di Provinsi Kepulauan Riau.

‎”Saya tidak ingin membawa peserta yang sesuka hati, sulit dibina, atau tidak mau mengikuti arahan pelatih. Yang kita butuhkan adalah peserta yang mau belajar, disiplin, menghargai proses, dan siap mengikuti seluruh pembinaan,” ujarnya.

‎Raja Bayu menambahkan, kemampuan membaca Al-Qur’an maupun menguasai cabang-cabang MTQ tidak cukup hanya mengandalkan bakat. Menurutnya, diperlukan latihan yang berkesinambungan, komitmen, serta kemauan untuk terus menerima arahan dari para pembina.

‎Karena itu, LPTQ Kabupaten Kepulauan Anambas akan terus memperkuat program pembinaan guna meningkatkan kualitas kafilah pada MTQ yang akan datang.

‎”Kami ingin prestasi ini menjadi pijakan untuk meraih hasil yang lebih baik lagi pada MTQ berikutnya. Pembinaan akan terus kita perkuat agar Anambas mampu bersaing di papan atas,” tuturnya.

Di akhir keterangannya, Raja Bayu menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, pelatih, ofisial, serta masyarakat yang telah memberikan dukungan kepada kafilah Anambas selama mengikuti MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau.

‎Ia optimistis, dengan seleksi yang objektif, pembinaan yang disiplin, dan semangat para peserta, prestasi kafilah Kabupaten Kepulauan Anambas akan terus meningkat serta mampu mengharumkan nama daerah pada ajang MTQ di masa mendatang.(agussuradi)

Editor: yn

Back to top button