KEPRI
Diskominfotik Anambas Minta Maaf ke Masyarakat Atas Gangguan Layanan Jaringan dan Data

PROKEPRI.COM, ANAMBAS – Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kabupaten Kepulauan Anambas menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan sementara pada layanan jaringan dan data yang berdampak terhadap akses komunikasi serta layanan digital pemerintah daerah.
Gangguan tersebut terjadi akibat server Network Operations Center (NOC) Diskominfotik Kabupaten Kepulauan Anambas mengalami kondisi mati total. Kondisi ini dipicu oleh pemadaman listrik, sementara daya pada baterai Uninterruptible Power Supply (UPS) tidak mencukupi untuk mendukung operasional maupun proses pengisian daya.
Kepala Diskominfotik Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Kadir, menyampaikan, bahwa pihaknya memahami gangguan layanan ini dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat maupun perangkat daerah yang membutuhkan akses jaringan dan data.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas gangguan layanan jaringan dan data yang terjadi. Kondisi ini merupakan dampak dari pemadaman listrik yang menyebabkan server NOC tidak dapat beroperasi secara normal karena dukungan daya UPS tidak mencukupi,” ujar Abdul, Kamis (27/8/2026).
Ia menegaskan bahwa Diskominfotik terus melakukan pemantauan terhadap kondisi infrastruktur jaringan dan server serta berupaya memastikan layanan dapat kembali berjalan secara optimal setelah kondisi kelistrikan dan dukungan daya memungkinkan.
“Kami mengimbau masyarakat dan seluruh perangkat daerah untuk dapat memahami kondisi ini. Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan informasi dan komunikasi yang terbaik serta meminimalkan dampak gangguan terhadap aktivitas pelayanan pemerintahan,”sambung Abdul.
Adapun beberapa aplikasi yang saat ini mengalami gangguan yakni SIMRS Rumah Sakit, SISKEUDES, SISWASKEUDES, JDIH, PPID WBS, dan beberapa Website Perangkat Daerah yang dikelola oleh Diskominfotik.
“Atas nama Diskominfotik Kabupaten Kepulauan Anambas mengucapkan terima kasih atas pengertian, kesabaran, dan kerja sama seluruh masyarakat serta perangkat daerah selama terjadinya gangguan layanan,”pungkas Abdul.(as)
