KEPRI

Momen Hangat Kapolda Kepri Suhendri Ziarah dan Berbagi di Pulau Penyengat

Tampak Kapolda Kepri Irjen Pol Suhendri bersama jajaran di Pulau Penyengat, Minggu (18/10/2026). Foto prokepri/pol

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Suasana takzim menyelimuti Pulau Penyengat di Tanjungpinang, Minggu (18/10/2026) saat angin laut menyambut kedatangan Kapolda Kepulauan Riau, Irjen Pol Suhendri, bersama rombongan Pejabat Utama dan Bhayangkari. Kunjungan ini bukan sekadar agenda dinas formal, melainkan sebuah perjalanan spiritual dan budaya yang meleburkan kepolisian dengan masyarakat setempat melalui ziarah, wisata religi, dan aksi sosial.

Langkah awal rombongan dimulai dengan menyambangi Balai Adat Indera Perkasa, sebuah simbol megah keluhuran budaya Melayu. Di tempat yang sarat nilai historis ini, rombongan menyelami kembali kejayaan masa lalu yang menjadi akar peradaban Kepulauan Riau. Suasana khusyuk semakin terasa saat Irjen Pol Suhendri memimpin ziarah ke makam pahlawan nasional Raja Haji Fisabilillah dan Engku Putri, menghormati para pendahulu yang telah mengukir sejarah emas di tanah Gurindam.

Namun, esensi sejati dari kunjungan ini adalah berbagi. Kepedulian nyata ditunjukkan melalui bakti sosial yang menyasar 30 penerima manfaat, termasuk para pengurus Masjid Raya Sultan Riau Penyengat serta warga lokal yang membutuhkan. Bantuan yang diserahkan menjadi simbol bahwa Polri hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pengayom yang peka terhadap kondisi sosial masyarakat.

Di sela-sela kegiatan, pesan mendalam tentang pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus digaungkan. Sinergi dan kolaborasi menjadi kunci utama yang ditekankan oleh jajaran kepolisian.

Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Indra Ranu Dikarta, menegaskan komitmen kuatnya untuk menjaga wilayah Tanjungpinang agar tetap aman dan kondusif melalui kedekatan emosional seperti ini.

“Kami berkomitmen untuk terus menjaga situasi kamtibmas di Kota Tanjungpinang agar tetap aman dan kondusif. Kami juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kepedulian sosial, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan. Dengan kerja sama yang baik, kita dapat mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis,” ujar Indra.

Perjalanan religi ini ditutup dengan khidmat melalui salat Zuhur berjamaah di Masjid Raya Sultan Riau Penyengat, bangunan bersejarah yang menjadi ikon kebanggaan umat. Melalui momentum ini, Polri tidak hanya berhasil memperkuat jalinan silaturahmi dan menjaga stabilitas kamtibmas, tetapi juga ikut serta dalam merawat dan melestarikan warisan leluhur kebudayaan Melayu di Kepulauan Riau.(yan)

Back to top button