Desakan Ekonomi Khaidiri Nekat Bunuh Astuti di Bengkong Batam

PROKEPRI.COM, BATAM – Kepolisian Resor Kota Besar (Polresta) Barelang memastikan bahwa motif kasus pembunuhan di Bengkong diduga karena faktor ekonomi. Sehingga pelaku yang kini telah menjadi tersangka yakni Khaidiri (25) nekat menghabisi nyawa Lia Astuti (60), di kediaman korban, Komplek Taman Buana Indah, Bengkong Indah, Bengkong, Sabtu (26/8) malam.
“Motifnya karena keadaaan ekonomi. Pelaku mengenali korban,”kata Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki kepada wartawan, di Mapolres Barelang, Senin (28/8).
Dalam ekpose perkara kasus perkara yang diawali dengan perampokan berakhir dengan pembunuhan, Kapolresta Barelang didampingi Wakapolresta Barelang AKBP Muji dan Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Agung Gima Sunarya.
Dijelaskan Hengki, selain untuk kebutuhan sehari-hari, pelaku juga memerlukan uang untuk mengobati istrinya yang dalam kondisi sakit. Diduga karena desakan ekonomi pelaku nekad merampas dan menghabisi korban yang sudah diincarnya sejak dari sore harinya.
Kejadian berawal ketika pelaku hendak masuk ke rumah korban dan berusaha membuka pintu dengan mencongkel pintu. Namun pada saat bersamaan, pemilik rumah datang dari luar rumah, dan kaget langsung histeris. Diduga karena panic, pelaku akhirnya menghujamkan pisau ke tubuh korban berkali-kali hingga akhirnya tersungkur bersimbah darah dan dilarikan ke RS. Budi Kemuliaan Batam, di Seraya.
Sedangkan pelaku langsung melarikan diri dan dikejar warga dan akhirnya tertangkap di kawasan SPBU Seraya. Pelaku pun sempat jadi bulan-bulanan massa sebelum akhirnya diamankan pihak kepolisian dan lalu diboyong ke mapolresta Barelang untuk menjalani pemeriksanaan dan menambah penghuni sel tahanan di Mapolresta Barelang. Sedangkan korban yang tidak berhasil diselamatkan nyawanya keesokan harinya Minggu (27/8) langsung dikebumikan.
Penulis/Editor : IRA
