KEPRI

Buka Konkernas V PGRI 2018 di Batam, Mendagri RI Minta Guru Sosialisasikan Pemilu Damai

Mendagri dengan Ketua Umum PGRI pada Konkernas PGRI V di Batam

PROKEPRI.COM, BATAM – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo meminta kepada guru untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Indonesia, makad dari itu ‘pahlawan tanda jasa’ ini diminta untuk lebih aktif terus dalam mendidik anak-anak dengan memberikan konsep yang menarik kepada anak mudah dipahami

”Agar terlihat seperti apa kualitas mengajarnya, guru harus dapat memberikan konsep yang mampu dipahami oleh peserta didik. Apalagi setiap manusia harus mempunyai imajinasi dan impian yang jelas. Kalau sudah memiliki kualitas, maka dia akan punya persepsi serta gagasan sehingga mampu menciptakan ideologi yang baru,”kata Tjahyo Kumolo saat membuka Konferensi Kerja Nasional (Konkernas) PGRI V, di Hotel Pasific Palace, Sei Jodoh, Batam, Jumat (2/2/2018).

Cahyo menegaskan kepada para guru, agar bagaimana bisa menciptakan guru yang profesional mendidiklah dengan baik, soal kesejahteraan para guru akan ditingkatkan lagi. Apalagi, katanya, Presiden Joko Widodo sudah menyampaikan khusus Pendidikan DNA Kesehatan adalah yang paling penting diperioritaskan.

”Nah, apalagi nantinya akan kita buat bantuan hukum khusus guru dan kode etik guru yang akan kita berlakukan. Sesuai dengan Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen,”ujarnya

Mendagri juga mengingatkan tantangan kedepan sangat luar biasa, maka dari itu guru harus berpegang dalam Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Khusus para Guru dan Orang tua mari kita senantiasa aktif dalam mengontrol serta mengawasi anak didik berkaitan dengan ancaman narkoba. Sebab ini sudah sangat luar biasa penyebarannya mari kita jaga anak kita agar tidak terpengaruh,”ingat Tjahyo.

Dalam sambutannya, ia juga mengingatkan PGRI adalah ormas jadi lakukanlah sesuai apa yang diatur dalam ormas PGRI, apalagi tahun ini merupakan tahun politik, sebab ada sebanyak 171 Pilkada serentak akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini.

“Saya titip kepada para guru untuk ikut mensosialisasikan pemilu, Pilkada serentak nantinya. Kita minta tingkatkan partisipasinya,”ungkapnya.

Tjahyo juga menyinggung khususnya, tentang perekaman E-KTP itu, saat ini ada berkisar 97 persen sudah berhasil direkam hanya saja tinggal 3 persen lagi. Untuk mewujudkan semua itu, ia meminta peran aktif seluruh masrakat.

“Bagi kepala daerah yang maju Pilkada mari adu konsep, gagasan, ide program bukan mengujar kebencian. Mari kita hentikan kampanye yang merusak kebangsaan ini. Memilih pemimpin yang tepat,”pungkasnya.

Menandai acara dimulai, Mendagri Tjahyo Kumolo melakukan pemukulan Gong bersama Gubernur Kepri, Ketua Umum PGRI PUsat, Ketua DPRD Kepri, Ketua PGRI Kepri dan Ketua PGRI Batam pertanda kegiatan konferensi PGRI. Konkernas PGRI se Indonesia ini dilaksanakan mulai tanggal 1-4 Februari 2018 diikuti sekitar 3000 hingga 4000 guru-guru yang mewakili 34 provinsi di Indonesia. (ira)

EDITOR : INDRA H

Back to top button