KEPRI

BP Batam Siapkan Tiga Lokasi Untuk Relokasi Warga Ruli Baloi Kolam

Salah sudut kota Batam. foto istimewa.

PROKEPRI.COM, BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam sedang menyiapkan tiga lahan kosong di sejumlah daerah di Kota Batam untuk dijadikan lokasi penempatan relokasi ribuan warga rumah liar (ruli) Baloi kolam, kecamatan Batam Kota, Batam.

Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo mengatakan bahwa pihaknya sudah menemukan lokasi yang cocok untuk warga Baloi Kolam, sementara ini, baru ada tiga kawasan yang sesuai, diantaranya Kabil, Nongsa dan Sei Beduk.

“Masih ada tiga kawasan, kita masih akan mencari lagi lokasi yang sesuai bagi masyarakat,” kata Lukita kepada wartawan, kemarin.

Menurutnya, dalam memilih lokasi yang sesuai, ada syarat yang harus dipenuhi, seperti lahan tersebut harus dalam keadaan kosong atau status lahannya tidak merupakan kepemilikan swasta, kemudian kultur tanahnya datar dan tidak berbentuk tebing.

“Kita pilih lahan kosonglah, yang datar, jangan ada tebingnya, biar siap bangun nantinya,” ujarnya.

Dijelaskannya, penanganan Baloi Kolam juga merupakan kerjasama dengan Pemerintah kota Batam. Selain itu, katanya kerjasama yang lain dengan Pemko Batam yang sudah dilakukan yaitu menghibahkan sebanyak 669 ruas jalan kepada Pemko Batam, supaya Pemko Batam yang saat ini sedang melakukan penataan dan pelebaran jalan tidak mengalami hambatan mengenai status ruas jalan yang akan dilebarkan atau dibangun tersebut.

“Kita juga memberikan pasar Induk, Sei Jodoh. Disamping itu, diusulkan setiap kecamatan ada pasar, kita akan pelajari itu,” ungkapnya.

Selain itu, jelas Lukita, kerja sama yang dilakukan mengenai drainase, pihaknya dan Pemko Batam akan membentuk tim teknis dalam membangun drainase dan yang menyangkut fasilitas umum, BP Batam komitmen dengan Pemko Batam untuk menangani secara bersama-sama.

“Nanti kita duduk dulu dengan tim teknis, drainasenya seperti apa?,”bebernya.

Kerja sama Pemko Batam dan BP Batam ini dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangi oleh Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo dan Wali Kota Batam Muhammad Rudi. (r/indr@)

Back to top button