Dispar Kepri Sambut Baik Kerjasama Ekonomi 3 Negara Dalam Bidang Pariwisata

PROKEPRI.COM,TANJUNGPINANG – Dinas Pariwisata Provinsi Kepri menyambut baik kerjasama ekonomi dalam sektor pariwisata. Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad berkesempatan memimpin delegasi Indonesia untuk Pertemuan 19th Chief Ministers and Governor Forum dalam Forum Segitiga Pertumbuhan Indonesia-Malaysia-Thailand atau yang lebih dikenal dengan Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT, (15/9/22).
Dalam acara Welcome Dinner dan Sambutan Selamat Datang kepada delegasi IMT-GT di Phuket, Thailand, Rabu (14/09), Gubernur Phuket Narong Woonciew menyampaikan bahwa Phuket merupakan salah satu kawasan ekonomi di bidang pariwisata yang memiliki potensi pariwisata dunia.
“Pariwisata merupakan sektor ekonomi yang memiliki keberagamaan ekonomi dan memiliki multiplier effect bagi masyarakat,” kata Narong Woonciew.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Ansar mengatakan pertemuan ini merupakan pertemuan simultan yang telah memberikan beberapa bentuk kerjasama ekonomi antara Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Hal itu menjadikan pertemuan ini wadah yang sangat bermanfaat untuk mengembangkan pertumbuhan ekonomi di tiga negara.
“Kepri juga memiliki keunggulan di sektor pariwisata seperti Phuket, kita bisa melakukan kerjasama untuk mengembangkan paket-paket wisata yang terintegrasi diantara tiga negara, sehingga wisatawan asing bisa lebih tertarik untuk datang,” kata Gubernur Ansar.
Dispar Kepri yang diwakili Plt Kepala Dinas Pariwisata Kepri Luki Zaiman Prawira menyambut baik kerjasama ekonomi di tiga negara dalam hal pariwisata.
“Dispar Kepri saat ini berupaya meningkatkan kunjungan wisman agar mau berkunjung ke kepri, dengan adanya kerjasama ditiga negara ini, sangat memungkinkan kepri akan unggul kembali dalam hal pariwisata, dan ekonomi akan semakin bangkit sebelum pandemi melanda,” ungkap Luki.
Untuk diketahui, IMT-GT adalah pertemuan kerjasama Indonesia, Malaysia, dan Thailand dalam rangka penguatan pusat pertumbuhan ekonomi diantara 3 negara. Kerjasama lebih pada penguatan kondisi ekonomi, budaya, dan sosial sesama negara ASEAN untuk lebih memberikan implikasi bagi negara.
IMT-GT merupakan salah satu kerja sama ekonomi subregional yang diakui oleh ASEAN berperan penting dalam membangun konektivitas ASEAN.
Kerjasama IMT-GT ditetapkan sejak 1993 sebagai bentuk kerjasama subregional untuk peningkatan ekonomi kawasan di ketiga negara, meliputi Kawasan Sumatera (Indonesia), semenanjung Malaya (Malaysia), serta sebagian wilayah selatan Thailand. Pada dasarnya, kerjasama IMT-GT dibentuk karena memiliki tujuan yaitu untuk mempercepat pertumbuhan sektor ekonomi di wilayah perbatasan antar ketiga negara anggota.(*)
Editor: Mfz
