KEPRI

Ekonomi Melambat, 69.160 Orang di Kepri Menganggur

Kepala BPS Kepri, Panusunan Siregar menerangkan pertumbuhan ekonomi dan jumlah pengannguran saat pres release triwulan tiga, Senin (6/11). Foto prokepri.com/AMRY.

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Angka pengangguran di Kepri pada Agustus 2017 tercatat berjumlah 69.160 orang dengan persentase sebesar 7,16 persen. Angka tersebut bertambah sebesar 0,72 poin jika dibandingkan bulan Februari tahun yang sama.

“Dibanding Agustus tahun sebelumnya yakni 2016 angka penggangguran ini turun sebanyak 0,53 persen, persentase 7,69 persen,” kata Kepala BPS Kepri, Panusunan Siregar di Kantornya, Senin (6/11) kemaren.

Panusunan memastikan, kondisi itu terjadi, karena disebabkan perekonomian kepri yang melambat selama tahun 2017.

“Jumlah angkatan kerja di Kepri pada Agustus 2017 mencapai 966.091 orang. Sedangkan penduduk yang bekerja di bulan dan tahun yang sama jumlahnya hanya 896.931 orang,” ungkapnya.

Selama setahun terakhir, masih Panusunan, yakni Agustus 2016-Agustus 2017, jumlah penduduk yang bekerja mengalami kenaikan pada beberapa sektor, terutama di sektor listrik, gas dan air minum yaitu sebesar 3.006 orang atau 102,07 persen.

Sektor konstruksi, kata dia, sebanyak 35.345 orang atau 64,62 persen dan sektor keuangan sebanyak 14.925 orang atau 61,42 persen.

“Berdasarkan jumlah jam kerja pada Agustus 2017 yaitu yang bekerja di atas 35 jam per minggu ada sebanyak 762.407 orang atau 85 persen, sedangkan kurang dari 15 jam per minggu ada sebanyak 40.862 orang atau 4,56 persen,” sambung Panusunan lagi.

Panusunan menambahkan, penduduk yang bekerja dengan pendidikan SMA, umumnya mendominasi sebanyak 259.131 orang atau 28,89 persen (Agustus 2017).

“Untuk penduduk yang bekerja dengan pendidikan SMA Kejuruan sebanyak 153.146 orang atau 17,07 persen dan penduduk yang bekerja dengan pendidikan SD ke bawah sebanyak 205.942 orang atau 22,96 persen,” tutupnya.

Reporter : AMRY
Editor : YAN

Back to top button