OPINI

Apa Kabar Batik Gonggong?

Suyono Saeran. Foto dok prokepri

PROKEPRI.COM, OPINI – Tadi pagi mampir sebentar ke Toko Batik Gonggong Lawana di Batu 8 atas Tanjungpinang. Toko ini merupakan satu-satunya toko yang tetap konsisten menjual batik khas Kepulauan Riau sejak awal dibuka.

Pengelolanya Oni, seorang sahabat yang juga seniman dan pencipta lagu. Cukup banyak pilihan batik khas Kepri yang dia jual. Namun dominasi memang Batik Gonggong dengan berbagai kreasi dan inovasi.

Berbicara kain batik, ada beberapa motif kain batik yang merupakan salah satu ciri khas produk Kepulauan Riau. Diantaranya adalah Batik Gonggong. Kain batik ini pertama kali diciptakan oleh almarhum Efiyar M. Amin bersama rekan-rekannya pada tahun 2010 di Tanjungpinang.

Ide motif ini terinspirasi dari siput laut yang bernama gonggong yang merupakan kuliner khas dan ikon budaya Kota Tanjungpinang.

Saat itu almarhum Efiyar punya ide untuk menciptakan identitas visual yang kuat dan unik untuk Kota Tanjungpinang agar memiliki corak batik sebagai ciri khas budaya tersendiri.

Karena Kepulauan Riau merupakan daerah yang kaya dengan hasil laut maka tercetus motif gonggong sebagai ciri khas batik. Motif ini juga melambangkan keanekaragaman budaya masyarakat Kepulauan Riau, serta merefleksikan bahwa wilayahnya sebagian besar adalah lautan.

Motif lain sebagai ciri khas batik Kepulauan Riau adalah Bunga Kemunting, Tikar Natuna, Nyiur Melamba dan Bunga Semayang. Ada juga motif lain seperti Awan Larat, Gelombang Laut Singapura, Ikan Tambal, dan motif Tabir.

Cuma sayangnya berbagai ciri khas motif batik Kepulauan Riau tersebut kurang diberikan dukungan secara maksimal. Keberadaanya kurang greget dan belum mendapat tempat di hati masyarakat secara luas.
Seyogyanya Pemerintah Daerah menjadikan batik khas Kepulauan Riau ini sebagai pakaian resmi yang harus dipakai dalam seminggu sekali. Tidak hanya itu, bagi anak-anak sekolah mulai dari SD sampai SLTA sebisa mungkin juga diterapkan hal yang sama.

Dukungan pemerintah tentu akan membuat perajin batik tetap hidup, outlet-outlet yang menjual perajin batik khas Kepri tumbuh dan wisatawan yang datang juga akan membelinya sebagai oleh-oleh.

Sayang kalau terbiarkan pada hal produknya bagus dan corak batiknya cukup menawan. Coba kamu pakai Batik Gonggong atau Batik Kemunting, kereennn lho.***

Back to top button