NASIONAL

Lakukan Pemerasan, 9 Wartawan Gadungan Diciduk Polisi

ilustrasi wartawan gadungan. Foto kompasiana

PROKEPRI.COM, JAKARTA – Diduga telah melakukan pemerasan, sembilan orang komplotan wartawan gadungan diciduk polisi.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Ade Ary Syam Indradi membenarkan penangkapan itu.

Ade menerangkan, bahwa para tersangka ditangkap setelah memeras korban berinisial N di Jalan Aria Putra Raya, Kelurahan Serua Indah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan. Pemerasan berawal dari menghampiri korban dan menuduh melakukan asusila.

“Perempuan itu tiba-tiba merangkul dan mengajaknya bicara,” jelas Ade dalam keterangan resmi, Sabtu (12/7/25).

Begitu dibawa ke ruang kerja, perempuan itu mulai mengintimidasi dan mengancam korban akan menyebarkan tuduhan perbuatan asusila jika korban tidak memberikan uang.

Karena takut, korban akhirnya mentransfer Rp15 juta dari permintaan awal sebesar Rp130 juta.

Dari hasil penyelidikan, modus para pelaku awalnya memantau pasangan keluar dari hotel transit. Setelah itu, mengikuti hingga ke rumah atau tempat kerja.

“Begitu korban tiba, para pelaku menyamar sebagai wartawan dan menuduh mereka melakukan perbuatan asusila. Ujungnya, korban diminta membayar agar tidak diberitakan di media mereka yang bernama post keadilan,”beber Ade.

Sembilan pelaku itu adalah Farika Ferizal, Krosbi MP Butar Butar, Payaman Sihombing, Ester Irawati Hutajulu, Andar Hutasoit, San Fransisco Butar Butar, Antoni Castro, Abel Edison, dan Roi Muba Hutagulung.(wan)

Editor: yn

Back to top button