2018, Pusat Anggarkan Proyek Irigasi Topang Persawahaan di Lingga

PROKEPRI.COM, LINGGA – Demi mensukseskan proyek persawahan dan pertanian di daerahnya, Pemerintah kabupaten Lingga menggesa pembangunan sejumlah irigasi di semua lokasi percatakan sawah yang sudah dicanangkan Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Bupati Lingga H.Alias Wello di Sungai Besar, daratan Lingga, beberapa waktu lalu.
Kegiatan pembangunan proyek irigasi yang bersumber dari anggaran pendapatan belanja negara (APBD) itu sudah dimulai oleh Pemerintah kabupaten Lingga dari kegiatan sosialisasi dan musyawarah pembebasan lahan, tahun depan perencanaanya (DED) dan tahun 2019 segera di bangun proyek fisik irigasi guna mensukseskan cita-cita Lingga menjadi daerah penghasil beras terbesar di Kepulauan Riau.
“Tahun ini dan selanjutnya kita memastikan kesiapan pembangunan irigasi di semua lokasi percetakan sawah yang telah di buka saat ini. Tahapan Pekerjaaan pembangunan jaringan irigasi sekala besar untuk mensukseskan percetakan sawah di kabupaten Lingga,” ungkap Kadis Pekerjaan Umum Lingga melalui Kabid Pengairan DPU Lingga Sumarno kepada PROKEPRI.COM, Sabtu (21/10).
Dijelaskannya, pada tahun ini pihaknya melakukan pembebasan lahan warga. Jadi nanti sebelum mulai dibangun irigasi, pembebasan lahan harus sudah tuntas saat pembangunan irigasi di Sungai Besar. Untuk memuluskan pekerjaan tersebut, Dinas PU setempat telah melakukan sosialisasi dan musyawarah kepada masyarakat di Sungai Besar, Lokasi percetakan sawah, Rabu (18/10) lalu.
“Pada saat soialisasi dan rembuk bersama masyarakat tentang pembangunan jaringan irigasi di sungai besar, hasil kesepakatan dengan warga, mereka antusias mendukung irigasi.Hal ini ditunjukan dengan menyetujui untuk melakukan pembebasan lahan mereka yang terkena proyek irigasi nanti,” tambahnya.
Dipaparkannya, tahapan selanjutnya setelah pembebasan lahan, pada tahun 2018 nanti Dinas PU melakukan perencanaan awal DED dan juga menyiapkan dokumen Lingkungan (amdal). Ini merupakan sebagai salah satu ketentuan agar pembanguna irigasi berjalan sesuai harapan.
”Jadi syarat kelengkapan itu harus kita buat dahulu baru pemerintah pusat mengeluarkan anggaran untuk pembangunan irigasi nanti. Rencana kita tahun 2019 insya Allah udah mulai terbangun jaringan irigasi di Sungai Besar dengan anggaran dari pemerintah pusat ,” jelasnya.
Menurut Sumarno, panjang jaringan irigasi yang akan di bangun dalam perencanaan awal sekitar 20 kilometer. Dengan saluran irigasi primer 10 KM dan jaringan irigasi sekunder 20 KM. Pembangunan akan dilakukan secara bertahap mulai tahun 2019. Karena katanya, hasil pertemuan sebelumnya antar Bupati Lingga dengan Dirjen SDA Kementerian Pertanian dan Pemerintahan pusat di Jakarta, berkomitmen mendukung suksesnya proyek persawahan ini.
“Belum lama ini pak bupati (Alias Wello) sudah bertemu pak Dirjen SDA, untuk irigasi memang diprioritaskan oleh pemerintah pusat. Dana yang disediakan untuk irigasi perhektar rp120 juta dari anggaran pusat,”ungkap Sumarno.
PENULIS : IRA
