Badri Soroti Pentingnya Siapkan Generasi Belajar, Kreatif, dan Mandiri

PROKEPRI.COM, BANDUNG – Sekretaris Jenderal (Sesjen) Kemdiktisaintek, Badri Munir Sukoco Badri menyoroti pentingnya menyiapkan generasi yang mampu terus belajar, kreatif, dan mandiri, dalam konteks menuju Indonesia 2045.
Menurutnya, perubahan yang dihadapi pendidikan tinggi tidak cukup dijawab dengan sekadar memperbaiki sistem yang sudah ada.
“Kalau reform hanya mengubah bentuk saja. Indonesia 2045 itu, reform is to put into a new and improve form or condition. Kalau transform to change greatly the appearance of form,” ujar Badri saat memberikan keynote speech pada Focus Group Discussion (FGD) Kebijakan Strategis Pembelajaran Transformatif, Kamis (3/9/2026).
Dia mengatakan kebutuhan untuk melihat kembali arah pendidikan tinggi semakin penting seiring perubahan dunia kerja dan perkembangan teknologi.
Selain itu juga disoroti perlunya perguruan tinggi memahami perkembangan kebutuhan pada berbagai bidang, termasuk melalui pemetaan antara ketersediaan lulusan dan kebutuhan yang berkembang. Langkah tersebut dapat menjadi bagian dari upaya menjaga relevansi pendidikan tinggi dengan dinamika masyarakat dan dunia kerja.
Perkembangan kecerdasan artifisial (AI) juga menjadi salah satu hal yang disoroti dalam pembahasan di FGD ini.
Pembahasan mengenai pembelajaran transformatif dilakukan melalui FGD yang melibatkan berbagai unsur, antara lain pimpinan perguruan tinggi, akademisi, dosen, mahasiswa, pemerintah, serta pemangku kepentingan lainnya.
Forum tersebut menjadi ruang untuk memperluas perspektif dan menghimpun pandangan mengenai pengertian pembelajaran transformatif serta tahapan yang diperlukan untuk mengembangkannya menuju 2045.
Sementara itu, Ketua Dewan Pendidikan Tinggi (DPT), Basarudin mengatakan DPT sebagai mitra Kementerian turut mendalami pembahasan pembelajaran transformatif melalui forum tersebut.(r/yan)
