Lebih 2 Bulan Hujan Tak Turun, Warga Anambas Kini Berharap Pada Langit

PROKEPRI.COM,ANAMBAS – Krisis air bersih mulai menjadi persoalan serius di Kabupaten Kepulauan Anambas.Lebih dari dua bulan hujan tidak turun. Debit sejumlah sumber air terus menurun, sementara kebutuhan masyarakat tidak ikut berkurang.
Ditengah kondisi tersebut, pemerintah daerah bersama masyarakat memilih melakukan ikhtiar spiritual dengan mengelar sholat istisqa di pelantaran Masjid Agung Baitul Ma’mur Tarempa, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas.Kamis (13/9/2026).
Sholat tersebut diikuti Wakil Bupati Kepulauan Anambas Raja Bayu Febri Gunadian, Sekretaris Daerah Sahtiar, sejumlah OPD terkait dan masyarakat.
Salat dipimpin imam H.Ali Muhsin,S.pd.I, sedangkan kotbah disampaikan Pajrul Haq,S.Ag, M.A.
Dalam kotbahnya, Pajrul Haq secara terang menggambarkan tekanan yang mulai dirasakan masyarakat akibat kekeringan. Menurutnya, persoalan air tidak lagi sekadar kondisi cuaca,tetapi telah menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Air sudah menyusut dan volumenya tidak lagi mencukupi kebutuhan.Bahkan,untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,air harus didatangkan dari luar pulau,”ujarnya.
Ketika sumber air lokal mengalami penurunan, ketergantungan terhadap pasokan dari luar wilayah menjadi pilihan yang harus ditempuh untuk memenuhi kebutuhan warga.
Namun, ditengah persoalan tersebut, Khotib mengajak masyarakat tidak hanya melihat kekeringan dari sisi kondisi alam. Kekeringan, menurutnya, juga harus menjadi momentum untuk melakukan intropeksi dan memperbaiki hubungan manusia dengan Allah SWT.
Pajrul Haq juga mengajak masyarakat memperbaiki salat, meninggalkan maksiat, memperbanyak istighfar, menunaikan zakat dan meningkatkan sedekah serta keperdulian terhadap warga yang sedang kesulitan.
Menurutnya,jangan sampai warga memohon hujan kepada Allah, tetapi pada saat yang sama masih menahan hak orang lain yang membutuhkan.
“Jangan sampai kita memohon air yang menghidupkan bumi,tetapi hati kita kering dari rasa kasih sayang kepada sesama,”ingatnya
Pajrul Haq mengutip QS.Nuh ayat 10-11 yang menjelaskan bahwa memohon ampun kepada Allah menjadi salah satu jalan turunnya hujan.
“Semoga Allah SWT mengangkat kesulitan kita,menyuburkan kembali bumi dan menurunkan hujan yang membawa manfaat serta keberkahan,”tuturnya.(as)
