Besok Ratusan PMI Dari Malaysia Dipulangkan

Gubernur Provinsi Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad. Foto Ist

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Sebanyak 146 pekerja migran Indonesia (PMI) yang berasal dari Malaysia direncanakan besok akan dikirim pulang melalui Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang, Selasa 11/5/2021).

Selanjutnya setiba di Tanjungpinang mereka akan dibawa ke rumah perlindungan trauma center (RPCT) di Senggarang dan ke Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) di Jalan Nusantara KM 11 Tanjungpinang.

Ketua Satgas Penanganan Covid 19 Provinsi Kepri Arif Fadilah mengatakan dari 146 PMI tersebut sebanyak 116 dibawa ke RPTC dan 30 orang PMI ke BP2MI.

“Mereka akan kita jemput dengan bus khusus dan dibawa ke tempat penampungan. Penangan standart PMI tetap kita jalankan untuk antisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan termasuk masalah pencegahan Covid 19,” kata Arif Fadilah, Senin malam (10/5/2021).

Para PMI yang datang melalui pintu Pelabuhan SBP Tanjungpinang tersebut diberangkatkan dari Pelabuhan Pasir Gudang Johor, Malaysia, dengan kapal MV Citra Indah 99 dan diperkirakan tiba di Tanjungpinang pada pukul 14.15 WIB.

“Direncanakan besok Pak Gubernur akan menyambut kedatangan PMI tersebut. Pak Gubernur ingin memastikan mereka ditangani dengan baik,” jelasnya.

Sebelum dibawa ke RPTC dan BP2MI, para PMI akan dilakukan pemeriksaan yang meliputi pemeriksaan PCR, pasport dan barang bawaan.

“Pemeriksaan PCR untuk memastikan apakah mereka terpapar Covid atau tidak. Sesuai arahan Gub, kalau ditemukan ada yang positif Covid maka akan langsung dilakukan perawatan dan isolasi di RSKI Pulau Galang” jelasnya.

Penanganan khusus bagi PMI, katanya, untuk mencegah agar pemulangan PMI tidak memunculkan klaster baru penyebaran Covid 19 di Kepulauan Riau.

“Tim medis, Satgas dan pihak terkait kita kerahkan agar penanganan pemulangan PMI ini berjalan dengan baik,” pungkasnya.(r/faiz)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.