KEPRI

BFB 16 dan Perayaan World Bicycle Day 2025 Akan Digelar di Batam

Ketua BFB Rizal Saputra memberikan baju BFB kepada Sekda Batam Jefridin saat pertemuan di ruang kerjanya, Batamcentre, Selasa (4/6/2025). Foto prokepri/bfb

PROKEPRI.COM, BATAM – Batam Folding Bike (BFB) akan menggelar hari Ulang Tahun (Ultah) BFB ke-16 dan World Bicycle Day 2025 di Dataran Engku Putri, Kota Batam, pada tanggal 15 Juni mendatang.

Ketua BFB Rizal Saputra pun mengajak seluruh pesepeda untuk merayakan momen tersebut. Semua jenis sepeda diajak bergabung untuk mempertegas keramahan Batam terhadap pesepeda.

“Mari kita ramaikan. Batam adalah kota modern, tapi tetap bisa hijau dan sehat. Sepeda adalah salah satu jembatan menuju itu semua,” kata Rizal usai bertemu Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jefridin di ruang kerjanya, Batamcentre, Selasa (4/6/2025).

Sebelumnya, Rizal bersama pengurus BFB bersilaturahmi dengan Sekda Batam, Jefridin. Pertemuan itu membahas berbagai hal terkait dunia sepeda, termasuk Ultah ke-16 BFB dan perayaan World Bicycle Day 2025.

Pemko Batam diwakili Sekda Jefridin pun memberi dukungan penuh untuk kegiatan tersebut.

“Mari kita tunjukkan bahwa Batam, bukan hanya kota yang terus tumbuh semakin maju, tetapi juga kota yang ramah sepeda, kota yang sehat, dan kota yang peduli terhadap masa depan lingkungan serta kesehatan wargany di antaranya dengan aktivitas bersepeda,”kata Jefridin dihadapan Rizal yang didampingi Koordinator Bike To Work (B2W) Batam Haryoto serta pengurus BFB seperti Harry P Utomo, Novianto dan Qori Ul Fitra.

Peringatan Ultah BFB dan Perayaan Hari Sepeda Sedunia, kata Ketua Harian ISSI Kepri ini, diharapkan menjadi momentum penting untuk semakin meningkatkan kesadaran akan berbagai manfaat bersepeda. Mulai dari peningkatan kesehatan fisik dan mental, pengurangan polusi udara, hingga kontribusinya dalam menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih berkelanjutan.

“Sepeda bukan hanya sebagai alat transportasi, tetapi juga sebagai instrumen vital dalam mewujudkan kota yang lebih hijau, bersih, dan warganya yang lebih produktif,” kata Jefridin.

Menurut Jefridin, Batam telah menunjukkan komitmen luar biasa dalam bertransformasi menjadi kota yang lebih ramah bagi pesepeda. Berbagai inisiatif dan pembangunan infrastruktur telah dilakukan untuk mendukung tren bersepeda yang semakin populer. Jalur-jalur sepeda yang representatif kini mulai terlihat di beberapa kawasan vital, seperti di Batam Centre dan Sekupang, Nongsa.

Upaya ini bahkan telah mengantarkan Batam meraih predikat “Kota Ramah Sepeda” dari berbagai lembaga, menempatkannya sejajar dengan kota-kota besar lain yang telah lebih dulu mengembangkan fasilitas serupa.

Jefridin, yang juga pesepeda itu, dalam berbagai kesempatan selalu menekankan pentingnya gaya hidup sehat, salah satunya melalui bersepeda. Ia sering kali mengutip bahwa bersepeda adalah olahraga yang sangat positif, tidak hanya membuat badan bugar tetapi juga berkontribusi pada udara yang lebih bersih. (wan)

Editor: yn

Back to top button