Nurdin Basirun Berang Ditanyakan Kabar Hubungannya Memanas Dengan Demokrat

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Gubernur Kepri H Nurdin Basirun tampak berang saat ditanyakan awak media terkait kabar hubungannya memanas dengan Partai Demokrat pasca mencuatnya nama Putri Kandung Almarhum H Muhammad Sani yakni Rini Fitrianti yang diisukan bakal masuk menggeser salah satu nama dari dua Calon Wakil Gubernur (Cawagub) yang sebelumnya sudah diusulkan ke dewan.
“Itu kata siapa, saya kapan saja mau ketemu pak SBY (Ketua Umum Partai Demokrat) boleh kok. Makanya kita memprovokasi itu ga bagus sebenarnya ya. Makanya orang bicara apa saya ga mau komentar. Rini sudah masuk tapikan bukan saya sendiri ada lima partai, jadi mohon maaf jangan memprovokasi suasana kita kerja banyak untuk rakyat,” kata Nurdin kepada Prokepri.com usai menghadiri rapat paripurna istimewa terbuka di kantor DPRD Kepri di Dompak, Tanjungpinang, Kepri, Jumat (15/9/2017).
Terkait komentar Staf Khusus Gubernur Bidang Politik, Ahar Sulaiman, mengenai bakal ditariknya satu nama dari dua balon Wagub Kepri, Nurdin menegaskan bahwa ia tidak tau menahu persoalan tersebut.
“Biar aja dia komentar, saya ga campur komentar itu, saya ga tau komentar itu,” kilahnya.
Nurdin mengaku saat ini dirinya fokus bekerja demi rakyat.
“Ini yang saya ga suka ada berita hoak atau apa. Kita kerja sekarang. Mengenai berita acara kesepakatan (rekomendasi lima partai pendukung Sanur,red), memang tidak ada dokumennya. Kemaren kita didesak-desak suruh cepat. Kita antar, kurang kita pelajari, syarat tertulis tidak ada,” tutup Nurdin sembari berlalu masuk kedalam mobil dinasnya.
Seperti dikutip di hariankepri.com, setelah ada gugatan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebagai salah satu partai pengusung, akhirnya Gubernur Kepri Nurdin Basirun akan menarik satu nama dari dua bakal calon (balon) wagub yang diusulkan ke DPRD Kepri.
Staf Khusus Gubernur Kepri Bidang Politik, Ahars Sulaiman menyampaikan bahwa nama yang akan ditarik adalah Agus Wibowo.
Setelah penarikan usulan nama tersebut kata dia, Gubernur akan kembali berembuk dengan seluruh partai pengusung, untuk menentukkan usulan nama yang nantinya akan diusulkan kembali ke DPRD.
“Apakah nanti Pak Isdianto tetap akan diusulkan atau tidak, kita tidak bisa memastikan, karena ini hal yang dinamis. Itu semua tergantung kesepakatan dari seluruh partai pengusung,” terangnya.
Sedangkan untuk nama selanjutnya, ada tiga nama yang berpeluang besar untuk diusulkan sebagai bacawagub pengganti AW. Yakni, Rini anak Alm HM Sani, kemudian Mantan Kepala BP Batam Mustofa Widjaja, dan Mantan Wali Kota Padang Fauzi Bahar.
“Tiga nama itu yang mungkin akan dipilih untuk diusulkan. Karena tiga nama itu yang didukung oleh partai pengusung. Tapi untuk pengusulannya nanti tetap harus melalui kesepakatan dari lima partai pengusung,” tuturnya.
Penulis : YAN
