KEPRITANJUNGPINANG

Demokrat Kepri Diminta Percepat PAW Erianto

-Lebih Dari Enam Bulan Tak Masuk

Ketua BK DPRD Kepri, Ir Hotman Hutapea
Ketua BK DPRD Kepri, Ir Hotman Hutapea

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) diminta segera mempercepat proses Pergantian Antar Waktu (PAW) kadernya bernama Erianto (anggota DPRD Kepri,red) yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi Dana Bantuan Sosial (Bansos) di Kabupaten Natuna dengan kerugian negara sebesar Rp3,2 miliar.

“Berdasarkan Tatib itu sudah bisa di PAW. Tetapi, saya rasa lebih ke Kami (Demokrat,red) yakni DPD. DPD ambil sikaplah, kalau belum juga masih lama keluar SK-nya, DPD bisa ambil diatasnya Ketum dan Sekjen yang menandatangani,” pinta Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kepri, Hotman Hutapea di Tanjungpinang, kemaren.

Hotman juga akan menyerahkan surat laporan sebagai dasar acuan kepada Demokrat untuk mempercepat PAW bersangkutan.

“Sudah ada anggota sudah enam kali berrurut-turut tak masuk paripurna. Dasar surat itu nanti ke partai dan partai yang rapatkan. Jadi contoh, Apri (Ketua DPD Demokrat Kepri,red) tak bisa, Ketum bisa ambil alih ini. Berdasarkan Tatib, penggantinya Erianto adalah Wan Norman Edi, Dapil Natuna,” tutup Hotman yang juga merupakan politisi Demokrat.

Seperti diketahui, Polda Kepri sudah menetapkan Erianto sebagai tersangka dugaan kasus korupsi Bansos di Pemkab Natuna sekitar awal tahun 2016 lalu. Erianto berperan sebagai Bendahara yang menyusun proposal pengajuan, pencairan hingga melakukan perekapan laporan pertanggungjawaban fiktif.

Hingga saat ini, wakil rakyat Dapil Natuna di DPRD Kepri tersebut masih terdaftar sebagai anggota DPRD Kepri dan belum ada langkah tegas dari partai bersangkutan.

Hingga berita ini diturunkan, Ketua DPD Demokrat Kepri, Apri Sujadi maupun Sekretaris DPD Husnizar Hood belum berhasil dikonfirmasi. (yandri)

Tinggalkan Balasan

Back to top button