Ratusan Anggota KP Kepri Ajukan Mosi Tak Percaya Pada Kepemimpinan Andi Seri

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Ratusan anggota Kesatuan Pelaut (KP) Provinsi Kepri mengajukan mosi tidak percaya terhadap Andi Seri (Ketua KP Kepri,red) kepada pembina umum, Gubernur Kepri, H Nurdin Basirun. Andi dinilai tidak mampu menjalankan amanah sebagai pemimpin.

Dewan Pembina Harian KP Kepri, Capt H. Rio Onasis MMar, DPO, MNI, AFNI mengatakan, bahwa mosi tidak percaya kepemimpinan Andi Seri dinyatakan oleh seluruh anggota dalam forum dan tertuang dalam surat pernyataan resmi.
“Mayoritas anggota datang menemui saya sebagai Dewan Pembina menyampaikan keluhan dan masalah kepemimpinan KP Kepri yg dipimpin oleh saudara Andi Seri. Akhirnya saya setelah berkoordinasi dengan beberapa senior dan juga langsung menyampaikan perkembangan terakhir kepada ketua dewan pembina yaitu Gubernur Kepri, saya langsung mengambil sikap untuk menjembatani anggota dgn saudara Andi Seri dgn mengundang semuanya di rapat konsolidasi hari ini di KKP, namun saudara Andi Seri tidak hadir tanpa memberi alasan apapun ketidakhadirnya dan forum akhirnya memberikan pernyataan mosi tidak percaya,” ungkap Rio usai rapat konsolidasi di Kedai Kopi Pelaut (KKP), Batu 8 Atas, Tanjungpinang Timur, Minggu (12/11/2017).
Rio menegaskan, terbentuknya Kesatuan Pelaut Kepri pada awalnya adalah membentuk suatu wadah silahturahmi sesama pelaut kepri dan menjadi organisasi yang dapat membantu permasalahan hukum, teknis pengurusan pekerjaàn para anggota dan permasalahan sosial yang akan dialami sesama anggota KP Kepri.
“Maka itu, hasil dari rapat, diputuskan enam orang perwakilan untuk menemui pak gubernur Kepri sebagai pembina umum KP Kepri meminta arahan serta petunjuk nanti,” sambung Rio kembali.
Rio menekankan, bahwa untuk menjaga stabilitas dan tujuan organisasi kedepan, ia bersama jajaran akan melaksanakan Musyawarah Besar (Mubes) guna meningkatkan lagi kepercayaan dari seluruh anggota KP Kepri yang memang menjadi wadah berbagi informasi sesama pelaut dan dapat menjadi organisasi besar.

“Mubes untuk menganti seluruh pengurus lama dengan baru. Itu langkah kedepan yang akan kita lakukan. Saya yakin KP Kepri akan menjadi organisasi besar seperti kesatuan pelaut Indonesia,” tuturnya.
Senada dengan Rio, Anggota KP Kepri, Capt H Marjani Bustami MMar juga menyampaikan hal yang sama, yakni Andi Seri selaku Ketua KP Kepri tidak menjalankan pola kepemimpinan yang transparan.
“Sebagai anggota saya selama ini memang melihat ada masalah dalam gaya kepemimpinan saudara Andi Seri, seperti mengganti pengurus yg tidak melalui mekanisme AD/ART lazimnya bahkan struktur kepengurusan setelah deklasi tidak pernah diketahui oleh anggota selama ini,” ungkap Bustami.
Begitu juga dengan apa yang disampaikan Capt Fahri Raga MMar. Sebagai anggota KP Kepri, kata Fahri, ia berharap solusi terbaik tentunya dapat diambil pembina umum, Nurdin Basirun dengan semangat kekeluargaan dalam kebersamaan seluruh pelaut yang ada di Kepri.
“Pertemuan yg Kita laksanakan hari ini adlah forum terbuka bagi seluruh anggota untuk membicarakan permasalahan yg sedang terjadi dan harapan besar saya adlaah mencari solusi yg terbaik tanpa mencari kesalahan namun dgn semangat kekeluargaan dlm kebersamaan seluruh pelaut yang ada di Kepri,” tutup Fahri.
Penulis/Editor : YAN
