Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!


Dirut BUMD Fahmi Teriak-Teriak di Media, Agus : Bekerjalah Yang Benar!

 

Mantan Komisaris PT TMB, Gatot Agus Prabowo

PROKEPRI COM, TANJUNGPINANG – Mantan Komisaris Perseroan PT. Tanjungpinang Makmur Bersama (TMB) pada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Kota Tanjungpinang, Gatot Agus Prabowo meminta Direktur Utama (Dirut) TMB baru Fahmi bekerja dengan baik dan benar menyiapkan program kerja dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), bukan malah berteriak melalui media terkait persoalan laporan keuangan Dirut sebelumnya.

“Terkait pernyataan Dirut PT. TMB mengenai laporan keuangan, sebaiknya bekerja dia saja dengan baik dan benar untuk meneruskan dan memperbaiki kekurangan bahkan meningkatkan pendapatan di RKAP tahun 2019 yang tinggal dua bulan lagi.”Kata Agus, Selasa (15/10).

Sikap Fahmi yang menyalahkan Zondervan dinilai Agus sangat tidak etis, mengingat Peraturan Pemerintah 54 tahun 2017 dan AD/ART, dimana apabila Direktur yang habis masa jabatanya dan tidak diperpanjang maka akan diberikan waktu 1 bulan untuk menyelesaikan laporan pertanggung jawaban.

“Ini sah menurut aturan. Apalagi pada saat RUPS tanggal 16 September 2019 lalu telah disampaikan didalam RUPS bahwa Zondervan diberikan waktu 1 bulan untuk menyelesaikan laporan keuangan.Jadi jangan membuat pernyataan-pernyataan yang menyudutkan orang lain, seakan-akan gak bisa bekerja disebabkan orang lain apalagi sampai teriak-teriak melalui media,”tekannya.

“Jadi lebih baik kita fokus bekerja dan konsentrasi membuat Rencana Kerja kedepan dengan menyusun RKAP tahun 2020, untuk menaikkan PAD yang lebih besar dari tahun-tahun kemaren, toh juga sudah ada kok perencanaan jangka panjang sampai dengan 5 tahun kedepan, itupun kalau mau di pakai kalau tidak sayang sekali karena mereka sudah menyusun bersama sama dengan BPKP kemaren.”sambung Agus.

Agus sangat setuju kalau akan melakukan Restrukturisasi didalam tubuh PT TMB, namu disranakan untuk diajukan dulu struktur organisasi untuk mendapatkan persetujuan dari komisaris atau pemegang saham

“Cari yang punya integritas, profesional, performence yang baik sehingga dapat membantu direksi untuk menjalankan perusahaan, bukan ujug-ujug ngangkat orang yang dekat dan asal bapak senang tapi kinerjanya kita belum tau. Dengan adanya struktur organisasi maka dapat dihitung kebutuhan SDM yang diperlukan, karena juga menyangkut biaya gaji yang akan dikeluarkan.”jelasnya

Sebenarnya PT TMB, kata Agus, sudah bagus selama tiga tahun terakhir ini terbukti dengan dapat diselesaikanya hutang pajak, hutang BPJS, gaji udah sesuai UMK, Pasar juga lebih bagus, kerja sama dengan steak holder, baik kantor yang dulunya seperti kandang ayam, sekarang nyaman, bisa menyetorkan Sejak 2017 dan tiap tahun meningkat.

“Mungkin fahmi masih baru, jadi belum sempat buka buka file di bagian legal atau umum, setahu  saya kalau namanya AD/ART itu sudah melekat di akta waktu Pendirian Perusahaan PT TMB, jadi gak benar kalau dikatakan PT TMB Ga punya AD/ART. Kalau Peraturan Perusahaan saya kira jg sudah di sahkan oleh disnaker dan itu isinya juga mengacu kepada UU Tenaga Kerja No 13 Tahun 2003 dan yang paling penting PT TMB bersama BPKP sudah menyusun dan membuat Pedoman Good Corporate Governance sesuai dengan amanat undang undang.”Jelasnya

Agus menambahkan, BUMD di Kepri ini yang punya GCG baru BUMD kota Tanjungpinang itu disampaikan oleh BPKP dalam forum BUMD Kepri. Untuk itu ia menghimbau bersama sama menjaga BUMD Tanjungpinang ini lebih baik kedepan PT TMB lebih maju.(sueb)

Editor : YAN

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.