Fery Rute Tanjungpinang-Batam Kembali Beroperasi Normal Hari Ini

 

Anggota DPRD Kepri, Rudi Chu. Foto istimewa

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Kapal Fery Oceana rute Tanjungpinang-Batam dipastikan sudah kembali beroperasi normal di Pelabuhan Sri Bintan Pura, (SBP) hari ini, Jumat (6/12).

“Untuk masalah pengisian solar ferry udah ada kesepakatan antara pertamina dan pelayaran. Sudah ada konfirmasi oceana kembali beroperasi normal hari ini,” tulis anggota DPRD Kepri, Rudi Chua di Media Sosial FB pribadinya, Jumat (6/12) pagi.

Sebelumnya, puluhan penumpang tujuan Tanjungpinang-Batam sempat terlantar tidak dilayani kapal fery Oceana dikarenakan kehabisan kuota BBM solar.

Kabar ini terungkap saat Wakil Walikota Hj Rahma langsung turun kelapangan mengecek informasi armada Oceana menunda keberangkatan penumpang di Pelabuhan SBP, Kamis (5/12) kemaren.

Dalam hal ini, Rahma tak ingin akibat BBM solar habis aktivitas masyarakat menjadi terganggu.

Ia juga telah memastikan bahwa kendala yang dihadapi oleh pihak Oceana adalah kuota solar yang dimiliki sudah habis. Sehingga terjadi kendala untuk pelayaran.

“Kendala saat ini adalah pihak Oceana sudah kehabisan kuota solar dari Pertamina, saat ini sudah dibahas oleh Sekdaprov bersama pihak Pertamina, kita tunggu solusi terbaiknya,” ungkap Rahma.

Rahma dalam hal ini hanya bertindak sebagai perwakilan dan Pemko Tanjungpinang ingin mengetahui langsung permasalahan yang terjadi dan tidak ingin adanya masyarakat Kota Tanjungpinang yang memiliki keperluan dan kepentingan untuk menuju ke Batam terhambat.

“Saat ini sudah terbantu dengan kapal Marina yang tidak ada masalah dengan bahan bakar, semoga ini dapat membantu kelancaran pelayaran masyarakat untuk ke Pulau Batam, kita ketahui bahwa Oceana memiliki 9 armada yang melayani pelayaran selama ini, itulah yang menjadi kendala karena seluruh armada Oceana tidak bisa berlayar, semoga solusi dari Pemprov dan Pertamina segera diperoleh,” lanjut Rahma.

Rahma juga kembali menegaskan, tidak ada permainan atau disebut mafia solar terkait masalah ini. “Ini murni karena kuota dari Pertamina untuk Oceana telah habis, tidak ada mafia solar atau apapun itu, kita harapkan solusi terbaik yang dapat melancarkan kembali pelayaran menuju Pulau Batam untuk masyarakat,” tegasnya.

Rahma juga langsung melakukan pertemuan singkat bersama Kapolsek KPPP, Perwakilan KSOP, Perwakilan dari Management Ocena, Kepala Dinas Perhubungan Kota Tanjungpinang dan Asisten Ekonomi Pembangunan Kota Tanjungpinang. (dri)

Editor : yan

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.