KEPRI

Listrik di Tanjungpinang Mati Lagi

GM PLN Diminta Segera Mundur

Seorang perkerja terlihat sedang memperbaiki jaringan listrik di Batu 10 Tanjungpinang. Perbaikan ini menyebabkan PLN memadamkan listrik berjam-jam. Foto PLN Tanjungpinang
Seorang perkerja terlihat sedang memperbaiki jaringan listrik di Batu 10 Tanjungpinang. Perbaikan ini menyebabkan PLN memadamkan listrik berjam-jam siang tadi. Foto PLN Tanjungpinang

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – General Manager (GM) Perusahaan Listrik Negara (PLN) Tanjungpinang, Armunanto diminta segera mundur dari jabatannya. Hal ini dikarenakan ketidakbecusan yang bersangkutan mengurusi persoalan listrik di Ibu Kota Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), yang sampai detik ini, pemadaman terus saja terjadi hingga berjam-jam, baik siang dan malam.

Seperti yang diutarakan Jon (37) warga asli Tanjungpinang kepada Prokepri.com, Kamis (2/6). Menurutnya, pemadaman listrik yang terjadi di Tanjungpinang sudah sangat meresahkan masyarakat.

“Kalau tak sanggup mundur saja (GM PLN). Masak pemadaman hari ini lama sekali. Apalagi tidak diberikan informasi jauh-jauh hari sebelumnya,” kata Jon dengan nada kesal.

Jon menambahkan, PLN seharusnya memberikan pelayanan maksimal kepada pelanggan khususnya menyangkut kenyamanan listrik.

“Jika terlambat bayar kena sanksi bahkan diputus meteran. Ini kita sebagai pelanggan tidak pernah mendapatkan konpensasi potongan. Bahkan, tiba-tiba tagihan meledak kena banyak,” beber Jon.

Hal senada juga dikatakan Wahyu (22) yang masih menyandang status sebagai mahasiswa. Dikatakannya, kinerja PLN semakin lama bukan tambah baik.

“Makin buruk aja kinerja PLN. Siapa yang tak emosi melihat kondisi krisis listrik di kota kita ini. Seperti masih dijaman perang aja. Padahal perkembangan teknologi semakin canggih. Namun, listrik semakin parah,” heran Wahyu.

Pantauan dilapangan, pemadaman listrik di Tanjungpinang terus bergulir. Buktinya, Kamis (2/6) listrik byar pet berjam-jam, dari siang hingga sore hari tadi. Kondisi ini dikeluhkan masyarakat bahkan para pedangang kecil.

Terpisah, GM PLN Area Tanjungpinang, Armunanto melalui Humasnya Maman kepada wartawan meminta maaf sebesar-besarnya kepada pelanggan PLN Tanjungpinang. Karena menurutnya, pemadaman terjadi dikarenakan ada pekerjaan perbaikan isolator yang pecah di kawasan Jalan D.I Panjaitan Kilometer 10, Tanjungpinang Timur.

“Masih ade pekerjaan di batu 10, hang isolator pecah. Mohon Maaf,” kata maman.

Hal serupa juga dikatakan Bagian Jaringan PLN Tanjungpinang, Marzuirman. Dia mengaku pemadaman terjadi karena ada pemeliharaan jaringan.

“Panjang jaringan ekspres litsrik PLN total 61 kilometer. Jumlah komponen 3.660 buah yang terpasang disepanjang jaringan tersebut. Ini yang kita lakukan pemeliharaan secara bertahap, tidak bisa sekaligus,” ungkap Marzuirman.(***)

Tinggalkan Balasan

Back to top button