Gunakan APBD Bersama Rp5,39 Miliar, 171 ASN dari Provinsi Kepri dan 5 Kabupaten Kota Disiapkan untuk Komcad

PROKEPRI.COM, BATAM – Sebanyak 171 Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah Kepulauan Riau (Kepri) disiapkan untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan (Diklat) Komponen Cadangan (Komcad). Jumlah tersebut merupakan gabungan dari ASN di tingkat provinsi serta lima pemerintah kabupaten dan kota.
Rincian jumlah peserta terdiri dari 43 ASN Pemerintah Provinsi Kepri, 28 ASN Kota Batam, 28 ASN Kabupaten Bintan, 25 ASN Kabupaten Lingga, 25 ASN Kabupaten Karimun, dan 22 ASN Kabupaten Kepulauan Anambas.
Program ini dibiayai melalui APBD bersama dengan total anggaran mencapai Rp5,39 miliar guna memperkuat sistem pertahanan semesta dan meningkatkan nasionalisme ASN.
Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama oleh lima Pemda di Kepri tentang sinergi pembiayaan pembentukan Komcad ASN serta disaksikan Gubernur Kepri Ansar Ahmad bersama Dankodaeral IV Laksamana Muda TNI Berkat Widjanarko, Danrem 033/Wira Pratama Brigjen TNI Bambang Harquitanto, Danlantamal IV Kolonel PTB Agus Rohimat di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Kamis (29/10/2026) kemaren.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad menegaskan bahwa pembentukan Komcad dari unsur ASN merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan komitmen seluruh pemerintah daerah, baik dalam aspek persiapan peserta maupun dukungan anggaran.
“Semua pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota di Provinsi Kepulauan Riau wajib menyisihkan anggaran untuk kelanjutan program ini sampai target yang telah ditetapkan pemerintah pusat terpenuhi,” tegasnya dalam keterangan tertulis, Jumat (30/10/2026).
Ia menyampaikan apresiasi kepada pemerintah kabupaten dan kota yang telah mengalokasikan anggaran serta mempersiapkan peserta untuk mengikuti program tersebut. Ansar juga mengapresiasi jajaran TNI yang berkolaborasi dalam mempersiapkan pelaksanaan pendidikan dan pelatihan Komcad.
Menurutnya, bela negara, pertahanan, dan kedaulatan merupakan tanggung jawab bersama seluruh komponen bangsa, tidak hanya TNI maupun pemerintah pusat. Karena itu, keterlibatan ASN diharapkan dapat memperkuat kesadaran bela negara sekaligus menumbuhkan kedisiplinan, ketangguhan, dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
Ansar juga menginstruksikan agar kebutuhan pembiayaan program tersebut menjadi perhatian dalam penyusunan anggaran tahun 2027.
“Saya ingatkan kepada Ibu Sekda, pada evaluasi anggaran nanti, wajibkan semua kabupaten dan kota mengalokasikan anggaran pada tahun 2027 untuk memenuhi kuota yang menjadi kewajiban kita,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kepulauan Riau Muhammad Iksan dalam laporannya menjelaskan bahwa calon peserta Komcad berasal dari ASN Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan pemerintah kabupaten/kota, dengan rentang usia 18 hingga 35 tahun.
Dari total 171 peserta yang disiapkan, sebanyak 43 orang berasal dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, 28 orang dari Kota Batam, 28 orang dari Kabupaten Bintan, 25 orang dari Kabupaten Lingga, 25 orang dari Kabupaten Karimun, dan 22 orang dari Kabupaten Kepulauan Anambas.
Adapun rincian pembiayaan meliputi Rp1,3498 miliar dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Rp875 juta dari Pemerintah Kota Batam, Rp875 juta dari Pemerintah Kabupaten Bintan, Rp800 juta dari Pemerintah Kabupaten Lingga, Rp800 juta dari Pemerintah Kabupaten Karimun, serta Rp700 juta dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas.
Berdasarkan jadwal yang disampaikan, rangkaian kegiatan direncanakan berlangsung pada 4 November hingga 23 Desember 2026. Tahapan dimulai dengan pengiriman peserta untuk mengikuti rekrutmen pada 4 November, dilanjutkan seleksi pada 4–8 November, serta pembukaan pendidikan dan pelatihan dasar militer (latsarmil) pada 9 November 2026.
Pelaksanaan latsarmil dijadwalkan pada 10 November–22 Desember 2026, dilanjutkan penutupan pada 22 Desember, serta penetapan Komcad dan penjemputan peserta pada 23 Desember 2026.
Kegiatan pendidikan dan pelatihan direncanakan berlangsung di Satuan Pendidikan-1 (Satdik-1) Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan TNI Angkatan Laut (Kodiklatal), Tanjung Uban, Kabupaten Bintan.(yan)
