Pantai Piwang, Salah Satu Wisata Geopark Yang Terkenal di Natuna

PROKEPRI.COM,NATUNA – Keindahan alam Natuna tidak perlu diragukan lagi. Sepanjang deretan pantai dengan pemandangan air laut yang jernih dan hamparan pasir putih menjadi daya tarik tersendiri untuk Pulau yang menjadi salah satu Pulau terluar di Indonesia ini.
Jika kita melihat dan berkunjung ke salah satu tempat ikon-ikon wisata yang ada di Kabupaten Natuna pasti tertarik dengan keindahan alamnya yang masih alami dan mempesona di mata.
Seperti pantai piwang ketika hari-hari libur terlihat banyak pengunjung yang menikmati suasana pantai sambil bersantai ria sembari mengajak keluarga dan anak-anak menikmati suasana pantai dan berbagai permainan yang di sediakan diarea tersebut.
Wisata Pantai Piwang tersebut, terlihat rame pengunjung yang membawa keluarga dan anak-anak bermain di kawasan tersebut, Wisata Pantai Piwang ini merupakan Wisata Geopark Natuna yang sudah di kenal Dimata Nasional.
Kawasan Pantai Piwang ini terletak di kawasan perkotaan Kabupaten Natuna, yaitu berada di kota Ranai yang lokasinya mudah di temukan bagi siapa yang ingin berkunjung kesana.
Berbagai fasilitas penunjang seperti wahana permainan dibangun di area Kawasan Pantai Piwang Ranai ini. Antara lain, area olahraga bulu tangkis, takraw dan panjat tebing serta lampu-lampu hiasan yang terlihat sangat cantik pada malam hari, tempat ini di perindah dan di bangun bertahap oleh Badan Prasarana Permukiman Wilayah Provinsi Kepulauan Riau, Kementerian PUPR.
Plt Kepala Dinas Pariwisata Kepri Raja Heri Mokhrizal mengatakan Kabupaten Natuna secara nasional sudah diakui akan keindahan alamnya, wisatawan yang berkunjung pasti akan takjub dengan keindahan alam yang dimiliki Natuna tersebut seperti pantai piwang tersebut.
“Natuna jadi salah satu rekomendasi tempat liburan yang keindahan alamnya sangat sangat luar biasa, walau jaraknya jauh, tetapi ketika wisatawan sudah mengunjungi destinasi disana, pasti rasanya ingin berlama lama dan betah, karna Natuna memberikan keindahan yang luar biasa indah,” Ungkap Raja Heri.
Editor: Muhammad Faiz

