KEPRITANJUNGPINANG

Kasus Gizi Buruk Anak Persoalan Yang Belum Tuntas di Tanjungpinang

Ketua TP PKK Kota Tanjungpinang, Juwariyah Syahrul memberikan vitamin A pada anak di agenda program Sempena Bulan Vitamin A diintegrasikan dengan Pemantauan Pertumbuhan dan Perkembangan Balita Tahun 2020 di Posyandu Hang Tuah Mandiri Ganet Tanjungpinang, Jumat (7/2) Pagi. Foto Ist

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) di Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang, Nugraheni Purwaningsih mengatakan, kasus gizi buruk masih jadi persoalan yang belum tuntas di Kota Tanjungpinang.

“Berdasarkan kegiatan operasi timbang (Pemantauan Pertumbuhan Balita) di posyandu tahun 2019, ditemukan balita gizi kurang (Underweigh) sebesar 3,35% (Stunting) 2,8% dan kurus (Wasting) 1,57%, Stunting mencerminkan kondisi gizi kronis sehingga anak menjadi terlalu pendek untuk usianya,” ungkapnya saat memberikan laporan dihadapan Ketua TP PKK, Juwariyah Syahrul pada agenda program Sempena Bulan Vitamin A yang diperingati setiap bulan Februari dan Agustus diintegrasikan dengan Pemantauan Pertumbuhan dan Perkembangan Balita Tahun 2020, yang dilaksanakan di Posyandu Hang Tuah Mandiri Ganet Tanjungpinang, Jumat (7/2) Pagi.

Nugraheni memaparkan, kekurangan gizi kronis juga akan berdampak pada gangguan perkembangan anak. Perkembangan kronis, kata dia, terjadi sejak bayi dalam kandungan hingga usia dua tahun atau periode 1.000 hari pertama.
“Sehingga perlu dilakukan pemantauan perkembangan minimal 2 kali setahun melalui pendekatan 1.000 Hari Pertama Kehidupan. Terkait dengan upaya tersebut Kementerian Kesehatan menetapkan setiap bulan Februari dan Agustus sebagai bulan pemberian Vitamin A,” terangnya.

Sebanyak 20.846 orang bayi dan balita usia 0-59 bulan di Kota Tanjungpinang yang menjadi sasaran pelaksanaan program ini dan jumlah bayi dan balita ditimbang ditargetkan sebanyak 16.364 orang (78,5%) sedangkan balita usia 6-59 bulan menjadi sasaran pemberian vitamin A berjumlah 18.870 orang, dengan target 16.511 orang (87,5%). Kegiatan ini akan dilaksanakan di Posyandu, TK/PAUD dan Tempat Penitipan Anak (TPA).

Ketua TP PKK Kota Tanjungpinang, Juwariyah Syahrul mengatakan pemberian vitamin A bertujuan untuk mencegah anak dari kebutaan serta menjaga daya tahan tubuh anak.

“Agar anak-anak terjauh dari penyakit dan kesehatannya tetap terjaga, tapi prinsipnya semua anak balita harus diberikan Vitamin A,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Juwariyah juga mengimbau kepada orang tua ikut berperan, untuk bisa mengikuti program tersebut memberikan Vitamin A pada Anak dan balita dengan baik minimal 2 (dua) kali dalam setahun.
“Karena sangat penting untuk pertumbuhan dan kesehatan dalam mencegah serta menjaga kekebalan tubuh Anak dan Balita supaya tahan dari segala penyakit, untuk itu mari para ibu bawa anak-anak kita ke posyandu dan berikan imunisasi,” pungkasnya.

Diakhir acara dilakukan pemberian vitamin A secara simbolis kepada Anak dan Balita yang di diberikan oleh Ketua TP-PKK Kota Tanjungpinang, Juwariah Syahrul. Dalam acara turut dihadiri, Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan, Drs. Marzul Hendri, Ketua DWP Kota Tanjungpinang, Dian Andriani Teguh, Kepala OPD, Camat dan Lurah di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang.(r/**)

Editor : yandri

Back to top button