Ketua GOW Anambas Tegaskan Pergerakan Perempuan Indonesia Dimulai Akhir Abad ke-19

PROKEPRI.COM, ANAMBAS – Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Kepulauan Anambas, Kustiorini Raja Bayu, menegaskan bahwa pergerakan perempuan Indonesia memiliki sejarah panjang yang dimulai pada akhir abad ke-19.
Momentum penting tersebut mencapai puncaknya pada penyelenggaraan Kongres Wanita Indonesia (KWANI) tahun 1928, yang kemudian melahirkan Perikatan Perempuan Indonesia (PPI) sebagai cikal bakal berbagai organisasi wanita di tanah air.
“KWANI menjadi wadah organisasi perempuan tertua di Indonesia yang terus berjuang meningkatkan harkat dan martabat perempuan serta berkontribusi dalam pembangunan bangsa,”ujar Kustiorini usai dikukuhkan resmi sebagai Ketua baru GOW periode 2025-2030 di Aula Rapat Prof. M. Zein Lantai 3 Kantor Bupati, Kamis (11/12/2025).
Ia juga menyinggung tokoh-tokoh nasional perempuan seperti Maria Ulfah, Santoso, dan Giyo Rubianto Wiyogo, yang berperan besar dalam perkembangan organisasi wanita di Indonesia.
Kustiorini juga turut memaparkan bahwa gerakan organisasi wanita di Indonesia terus berkembang hingga akhirnya, pada tahun 1950 di Kota Salatiga, muncul gagasan pembentukan Federasi Wanita sebagai wadah bersama.
Organisasi tersebut beranggotakan berbagai kelompok wanita seperti Perwari, Gerwani, Istri Teknisi, Persit, Bhayangkari, Rukun Wanita, Wanita Katolik, PWKI, dan Aisyiyah.
Federasi tersebut terus berjalan hingga pada 11 Februari 1956 disepakati perubahan nama menjadi Gabungan Organisasi Wanita (GOW). Federasi yang sebelumnya dipimpin Ibu Siti Mariam Sukoco kemudian diserahkan kepemimpinannya kepada Ibu Sudariah.
Saat ini, GOW menjadi bagian dari struktur organisasi wanita nasional, yang terdiri dari KWANI di tingkat pusat, BKOW di tingkat provinsi, GOW di tingkat kabupaten/kota, serta BKSOW di tingkat kecamatan.
“Saya berpesan kepada seluruh pengurus, ini adalah awal dari semangat baru,”imbau Kustiorini.
“Mari satukan langkah, tebarkan energi positif, bangun kolaborasi, tingkatkan komunikasi, dan hadirkan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Kepulauan Anambas,”sambungnya lagi.
Kustiorini juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus GOW Priority periode 2019–2024 di bawah kepemimpinan Ibu Indarwati Wan zuhendra.
“Alhamdulillah, keberadaan GOW Priority telah memberikan dampak yang sangat baik bagi pembangunan Kabupaten Kepulauan Anambas. Dedikasi dan kerja keras mereka telah menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan organisasi,”ucapnya.
Ia juga memohon doa untuk Ibu Idarwati yang tidak dapat hadir karena sedang dalam kondisi sakit.
“Marilah kita bersama-sama mendoakan semoga beliau diberikan kesembuhan, kesehatan, dan kekuatan oleh Allah SWT. Aamiin ya Rabbal ‘alamin,” tambahnya.(as)
Editor: yn
