KEPRI

Ketua TP Posyandu Tanjungpinang Weni: Peran Posyandu Semakin Strategis

Ketua TP Posyandu Tanjungpinang Hj. Yuniarni Pustoko Weni. Foto prokepri/hf

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Ketua TP Posyandu Kota Tanjungpinang, Hj. Yuniarni Pustoko Weni menyebutkan bahwa dengan terbitnya Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 18 Tahun 2018 tentang Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu, peran Posyandu kini semakin strategis.

Posyandu, menurutnya, tidak lagi hanya berfokus pada sektor kesehatan, tetapi telah menjadi Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) yang berperan dalam enam Standar Pelayanan Minimal, yang meliputi bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta perlindungan masyarakat dan sosial.

“Setiap kader Posyandu harus memahami enam Standar Pelayanan Minimal sebagai dasar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dengan pemahaman yang baik, kader dapat berperan lebih optimal dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh,” ujar Weni, Rabu (1/4/2026).

Pemerintah, sambung Weni, menyadari bahwa tugas yang dijalankan para kader Posyandu merupakan tugas yang mulia dan penuh pengabdian. Dengan semangat sukarela serta kepedulian yang tinggi, para kader telah memberikan kontribusi nyata dalam mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera.

“Kader Posyandu merupakan garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, para kader diimbau untuk senantiasa menjaga kesehatan agar dapat menjalankan tugas dan pengabdiannya secara optimal. Dengan kepedulian dan semangat berbagi ilmu, kader Posyandu diharapkan mampu menjadi penggerak dalam mewujudkan masyarakat Kota Tanjungpinang yang sehat dan sejahtera,” jelasnya.

Weni juga menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan kesehatan dan pembangunan Kota Tanjungpinang sangat bergantung pada peran aktif seluruh masyarakat, terutama melalui gerakan dari tingkat keluarga dan lingkungan terdekat.

“Keberhasilan pembangunan kesehatan di Kota Tanjungpinang sangat bergantung pada peran aktif kita semua, yang dimulai dari keluarga dan lingkungan terdekat. Kami menyadari bahwa para kader Posyandu mengemban tugas yang mulia dan penuh pengabdian,”ingatnya.

Tak lupa, Weni juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Tanjungpinang yang telah menganggarkan insentif bagi kader Posyandu se-Kota Tanjungpinang. Insentif diberikan sebesar Rp300.000 per orang per bulan kepada lima kader di setiap Posyandu selama 12 bulan.(i)

Editor: yn

Back to top button