KPK Cium Aroma Dugaan KKN Anggaran 2017 di Sejumlah OPD Kepri
Adlinsyah : Akan Ditindaklanjuti

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencium aroma dugaan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) anggaran tahun 2017 di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri.
“Kita akan menindaklajunti itu (dugaan KKN anggaran 2017 di sejumlah OPD Kepri,red). Kita akan coba lihat bagaimana temuan yang kemarin. Sekaligus statusnya seperti apa, saya akan coba lihat datanya nanti,” kata Koordinator Wilayah III Supervisi Pencegahan, KPK RI, Adlinsyah Malik Nasution usai pertemuan dengan Gubernur Kepri Nurdin Basirun, seluruh kepala OPD se-Kepri di ruang rapat gubernur di kantor gubernur, Dompak, Tanjungpinang, Senin (5/2/2018).
KPK sambung, Adlinsyah, juga tengah membangun program aksi pencegahan dan penindakan terintegrasi di lingkup Pemprov Kepri tahun 2018 ini. Tujuannya, kata dia, agar potensi korupsi di lingkup Pemrov Kepri dapat dicegah sedini mungkin.
“KPK membawa program di sini, rencana aksi kita bangun sistem e-planning, bangun sistem e-budgeting, tambahan penghasilan pegawai,” ucap Adlinsyah didampingi Gubernur.
Adlinsyah memastikan, KPK bersama Pemerintah Kepri akan melakukan pengawasan sistem pelaporan untuk menumbuhkan nilai akuntabilitas, transparansi serta efisiensi dalam proses kerja di masing-masing OPD.
“Hari ini kita datang, baru memainkan peran seputar monitoring laporan dulu,” jelasnya.
Adlinsyah mewakili KPK akan menggandeng Inspektorat Kepri bersama-sama berkoordinasi dalam melakukan pengawasan serta evaluasi.
“Untuk hasil monitoring dan evaluasi mengenai pelaporan keuangan kita belum terima hari ini. Besok baru kita terima hasil-hasil laporannya tentang progres-progres termasuk isu-isu strategis daerah ini kedepanya,” ungkapnya lagi.
Menanggapi kunjungan pegawai KPK tersebut, Gubernur, Nurdin Basirun melalui Sekda Pemrov Kepri, TS Arif Fadillah, memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada pihak KPK atas program pemberantasan korupsi terintegrasi seperti berbagai sistem aplikasi pelaporan kerja di masing-masing OPD tahun ini.
“Jadi mereka ini melakukan pendampingan. Saya ucapkan terima kasih juga. Jadi dia menggiring pekerjaan kite semua provinsi sekarang. Tahun ini, jadi pekerjaan itu mulai e-planning, e-budgeting dan sistem lainnya,” paparnya.
Arif menambahkan, rapat bersama KPK juga akan dilanjutkan di Batam besok Selasa (6/2/2018) dengan dihadiri semua OPD Pemrov Kepri, para bupati/walikota, DPRD Kepri/kabupaten kota se-Kepri.
Penulis: Masrun
Editor : YAN
