Pilkada Melalui DPRD Bukan Untuk Mematikan Demokrasi

PROKEPRI.COM, JAKARTA – Ketua Fraksi Partai Nasdem DPR RI, Viktor Bungtilu Laiskodat menilai Pilkada melalui DPRD bukan untuk mematikan demokrasi. Namun, menurutnya, untuk menjaga agar demokrasi tetap sehat dan tidak sekadar menjadi ritual elektoral lima tahunan.
“Demokrasi yang hidup adalah demokrasi yang mampu beradaptasi, memperbaiki diri, dan tetap menjamin keterwakilan rakyat. Selama prinsip partisipasi, akuntabilitas, dan kontrol publik dijaga, demokrasi tidak sedang dimatikan, tetapi justru diperkuat,”ujar Viktor dalam keterangan dilansir detik, Rabu (31/12/2025).
Melalui DPRD, masih dia, juga tidak bertentangan dengan UUD 1945 serta nilai Pancasila, khususnya sila keempat tentang permusyawaratan dan perwakilan. Viktor pun mengingatkan konstitusi Indonesia tak mengunci demokrasi pada satu model tertentu.
“Konstitusi kita tidak mengunci pada satu model. Pilkada melalui DPRD memiliki dasar konstitusional yang sah dan tetap berada dalam koridor demokrasi,”tegasnya.
Viktor mengatakan, demokrasi tak boleh dimaknai semata sebagai prosedur memilih, melainkan juga sebagai instrumen untuk melahirkan kepemimpinan daerah yang berintegritas dan efektif.
“DPRD adalah lembaga perwakilan yang lahir dari mandat rakyat. Mekanisme Pilkada melalui DPRD dapat menjadi ruang untuk menghadirkan kepemimpinan daerah yang lahir dari proses permusyawaratan, kebijaksanaan, dan tanggungjawab kolektif,”terang dia.
“Kita tidak bisa hanya menuntut integritas individu, sementara sistem politiknya masih mahal, kompetitif secara tidak sehat, dan rentan mendorong penyalahgunaan kekuasaan,”sambung Viktor.
Viktor juga menekankan, agar perbedaan padangan terkait sistem Pilkada tak memicu polarisasi politik.
“Perbedaan padangan boleh ada, tapi jangan sampai ganggu persatuan dan arah kemajuan bangsa,”ingatnya lagi.(wan)
Editor: yn
