Miliki Narkoba, 4 Warga Tanjungpinang Diciduk Polisi

 

Tampak 4 tersangka narkoba (baju orange) saat ekpos penangkapan di Mapolres Tanjungpinang, Selasa (21/01).Foto prokepri/humpolres.

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Empat warga Tanjungpinang ditangkap polisi lantaran diduga memiliki serta menyimpan narkoba jenis sabu dan ganja.

Keberhasilan pengungkapan tindak pidana narkotika ini diekpos Polres Tanjungpinang melalui Satuan Reserse Narkoba di ruang kerja Kasat Res Narkoba Polres Tanjungpinang, Selasa (21/1/2020).

Dipimpin Kasat Res Narkoba Polres Tanjungpinang AKP Chrisman Panjaitan, MH bersama Kasubbag Humas IPTU Jaya Saputra diikuti oleh insan Pers ini menghadirkan 4 (empat) orang tersangka tersebut.

Tersangka berinisial AJ, laki-laki berusia 43 tahun yang beralamat di Jalan Tugu Pahlawan Tanjungpinang.

AJ diamankan jajaran Sat Res Narkoba Polres Tanjungpinang pada hari Kamis tanggal 16 Januari 2020 di Jalan Taman Bahagia berdasarkan informasi yang diterima jajaran Sat Res Narkoba Polres Tanjungpinang bahwa AJ dicurigai memiliki Narkotika.

Dari tangan AJ ditemukan 1 paket diduga narkotika jenis sabu dibungkus plastik bening di dalam sebuah kotak rokok.

Penyelidikan dilanjutkan dengan menggeledah rumah AJ di Jalan Tugu Pahlawan dan ditemukan sebuah kotak kaleng kecil warna biru berisi 1 paket diduga narkotika sabu dibungkus plastik bening dan sebuah sendok kertas kecil.

Selain itu juga ditemukan seperangkat alat hisap sabu / bong serta 1 bungkus diduga narkotika jenis ganja di dalam kantong kresek warna putih.

Total berat sabu adalah 0,45 gram dan ganja adalah 6,97 gram.

Kemudian tersangka HF, laki-laki berusia 34 tahun beralamat di Jalan Kampung Bukit Tanjungpinang.

HF diamankan jajaran Sat Res Narkoba Polres Tanjungpinang pada hari Kamis tanggal 16 Januari 2020 di Jalan Tugu Pahlawan berdasarkan pengakuan dari AJ bahwa ganja miliknya diperoleh dari HF.

Saat dilakukan penggeledahan terhadap HF ditemukan bungkusan diduga narkotika jenis ganja dibungkus kantong kresek warna hijau, 1 bungkusan diduga narkotika jenis ganja dibungkus kantong kresek warna merah, dan sebuah kotak rokok berisikan 3 linting diduga narkotika jenis ganja.

Penggeledahan dilanjutkan di kediaman HF dan ditemukan sebuah tas warna hitam kuning berisikan kantong plastik warna hitam yang di dalamnya terdapat paket diduga narkotika jenis ganja.

Total berat 3 bungkusan diduga narkotika jenis ganja 128,75 gram dan 3 linting diduga narkotika jenis ganja 1,56 gram.

Lebih Lanjut tersangka AF, laki-laki berusia 34 tahun beralamat di Jalan Kampung Bukit Tanjungpinang.

AF diamankan jajaran Sat Res Narkoba Polres Tanjungpinang pada hari Kamis tanggal 16 Januari 2020 di Jalan Sukarno Hatta berdasarkan pengakuan dari AJ bahwa sabu miliknya diperoleh dari AF.

Saat dilakukan penggeledahan terhadap AF ditemukan 5 paket diduga narkotika jenis sabu dibungkus plastik bening seberat 1,45 gram.

Terakhir tersangka FF, laki-laki berusia 49 tahun beralamat di Kampung Jawa Tanjungpinang.

FF diamankan jajaran Sat Res Narkoba Polres Tanjungpinang pada hari Kamis tanggal 16 Januari 2020 di Jalan H. A. Salim berdasarkan pengakuan dari AF bahwa sabu miliknya diperoleh dari FF.

Saat dilakukan penggeledahan di kediaman FF ditemukan 2 paket diduga narkotika jenis sabu dengan berat 0,64 gram.

Kapolres Tanjungpinang AKBP Muhammad Iqbal, SH, SIK, M.Si melalui Kasat Res Narkoba Polres Tanjungpinang AKP Chrisman Panjaitan, MH menyampaikan bahwa atas perbuatan yang dilakukan keempat Tersangka dapat dipidana dengan Pasal 114 ayat (1) dan atau Pasal 112 ayat (1) Juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp.1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) dan paling banyak Rp 10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah). (r/dri)

Editor : yandri

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.