KEPRI

Ombudsman Kepri Temukan Ada Intervensi Pihak Luar di PPDBM 2025

Kepala Keasistenan Pencegahan Maladministrasi, Ombudsman Kepri, Adi Permana. Foto dok ok

PROKEPRI.COM, BATAM – Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Kepri menemukan adanya intervensi dari pihak luar dalam pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru Madrasah (PPDBM) tahun 2025.

“Kurang lebih sepekan yang lalu, saat kami melakukan pemantauan ke lapangan, kami temukan adanya intervensi dari pihak luar yang memaksakan peserta didik yang tidak lolos dalam seleksi agar tetap dapat masuk ke Madrasah,”kata Kepala Keasistenan Pencegahan Maladministrasi, Ombudsman Kepri, Adi Permana dalam keterangannya, Rabu (28/5/2025).

Dalam hal itu, lanjutnya, intervensi dapat menimbulkan adanya potensi maladministrasi terutama penyimpangan prosedur.

“Selain dapat menimbulkan maladministrasi, intervensi dapat berdampak pada penurunan kualitas pendidikan di lingkungan sekolah tersebut,”tegas Adi.

Oleh sebab itu, ia mewanti-wanti penyelenggara PPDBM yakni Kementerian Agama dan Satuan Pendidikan dari mulai Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN), Madrasah Tsanawiyah (MTs) hingga Madrasah Aliyah (MAN), agar tetap melaksanakan PPDBM sesuai dengan petunjuk teknis yang ada.

“Kami melihat, sejauh ini proses PPDBM melalui aplikasi Prima Satu sudah sangat transparan baik itu jalur reguler yang menggunakan CBT, jalur prestasi akademik maupun non akademik dan jalur afirmasi bagi peserta didik yang kurang mampu dan difabel. Oleh karena itu, jangan sampai intervensi dari pihak luar menggangu proses yang hingga saat ini berjalan lancar,” ucap Adi.

“Penyelenggara yakni Kemenag dan Satuan Pendidikan baik MIN, MTs dan MAN harus melaksakan PPDBM ini sesuai dengan petunjuk teknis,”sambung Adi.

Dalam rangka mengawasi penyelenggaraan PPDBM dan SPMB, Adi menambahkan, Ombudsman Kepri membuka posko pengaduan khusus jikalau masyarakat menemukan adanya potensi maladministrasi.

“Mari ciptakan PPDBM dan SPMB yang bersih. Jika temukan adanya maladministrasi silahkan lapor ke Ombudsman Kepri melalui kanal WhatsApp di 08119813737,” tutup Adi.(wan)

Editor: yn

Back to top button