KEPRI

Pemkab Natuna Verifikasi APE 2020

 

PROKEPRI.COM, NATUNA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna melaksanakan verifikasi Anugrah Parahita Ekapraya (APE) 2020, Kamis, 18 Maret 2021.

Kegiatan dilakukan secara virtual tersebut diikuti langsung oleh Bupati Natuna beserta seluruh Kepala OPD Kabupaten Natuna.

Krisdiyanto mewakili Deputi Kementerian PPPA yang membuka acara verifikasi APE 2020, berharap, dalam Verifikasi ini ada keterangan atau informasi tambahan untuk meyakinkan tim verifikator bahwasanya kabupaten Natuna Menjadi salah satu kabupaten yang layak untuk menerima penghargaan APE.

“Selanjut, kami ingin menyampaikan Apresiasi setinggi tinggi kepada seluruh pihak yang telah berkerja keras untuk menciptakan lingkungan yang responsif Gender”. katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal dalam sambutannya menyampaikan, pemerintah daerah sangat mendukung Implementasi program pembangunan berbasis gender.

“Keseriusan pemerintah Natuna diwujudkan dalam RPJMD Kabupaten Natuna 2016/2021. Selain itu pemerintah juga berusaha meningkatkan keterlibatan perempuan dalam pembangunan daerah, baik dibidang pendidikan, politik, sosial dan budaya,” jelas Hamid.

Dalam kegiatan tersebut, Kabupaten Natuna melakukan Presentasi mengenai kegiatan serta bentuk inovasi yang dilakukan masing masing OPD, dalam hal ini penyampaian presentasi diwakili oleh Pimpinan POKJA Kabupaten Natuna yaitu Kepala BP3D, Moestafa.

Dalam Presentasinya Moestafa menggaris bawahi ” RPJMD Kabupaten Natuna, fokus dalam mengakomodir isu – isu terkait pengarusutamaan Gender. Dimana setiap blue print dari inovasi masing masing OPD harus berkiblat pada Pembangunan berkeadilan Gender”. Presentasi dilanjutkan dengan penyampaian kegiatan oleh beberapa driver ( Pelaksana Teknis) yang disampaikan oleh masing masing OPD.

Rini Soerjono selaku verifikator mengaku sangat kagum dengan kegiatan serta inovasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Natuna.

Hampir seluruh pertanyaan Verifikasi yang ingin ditanyakan terjawab dengan sangat baik melalui presentasi yang disampaikan.

Pada kesempatan tersebut Rini Soerjono memberikan beberapa pertanyaan ke OPD terkait untuk memverifikasi substansi dari kegiatan yang dilakukan.

“Kita harus menyeragamkan defisini dari resposif gender. Responsif gender bukan dominasi salah satu gender dalam sebuah kegiatan, namun bagaimana masing masing gender dapat mengambil bagian yang sama besar sehingga menciptakan sebuah kesetaraan perspektif Gender”. Tutup Rini.(r/din)

Back to top button