KEPRI

Pembangunan Pasar Baru Tanjungpinang Sudah 86 Persen

Tampak Pj Walikota Hasan memberikan penjelasan kepada Dirjen Cipta Karya KemenPUPR Dina Kusumastuti, Anggota DPR RI Cen Sui Lan beserta rombongan saat peninjaun Pembangunan Pasar Baru Tanjungpinang yang sudah mencapai 86 Persen. Foto Ist

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Pembangunan Pasar Baru Tanjungpinang dipastikan sudah mencapai 86 persen dan ditargetkan selesei pada akhir tahun ini.

“Sudah 86 persen. Secara keseluruhan pembangunan berjalan lancar dan tepat waktu. InsyaAllah akhir tahun sudah selesai pembangunannya,” kata Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR), Dina Kusumastuti didampingi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Cen Sui Lan serta dihadiri Penjabat (Pj) Wali Kota Tanjungpinang Hasan saat meninjau progres pembangunan Pasar Baru Tanjungpinang, Rabu (8/11/2023).

Kusumastuti mengingatkan, Pj Walikota Hasan berserta jajaran untuk memperhatikan penggunaan pasar tersebut. Ia menekankan agar pasar yang dibangun dengan anggaran Rp76,4 miliar tersebut, setelah digunakan terkesan tidak terawat. Lebih lanjut, kata dia, Pemko Tanjungpinang, harus membuat Standard Operating Procedure (SOP), supaya penggunaan pasar tersebut tertata.

“Jangan juga nanti buang sampah sembarangan, tidak dirawat habis berdagang ditinggal begitu saja, ini harus punya aturannya sehingga nanti pasar ini tetap dijaga dengan bersih. Nanti kita bangga kan, kalau punya pasar bersih dan tidak kotor,”pesan Kusumastuti.

Sementara itu, Pj Wali Kota Hasan menyampaikan, bahwa Pasar Baru akan dikelola langsung oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tanjungpinang. Saat ini, jelas dia, Pemko bersama BUMD, tengah menyusun SOP pengelolaan pasar tersebut.

“Kita sudah dua tiga kali rapat untuk menyusun SOP terhadap pengelolaan yang jualan disini,” ungkap Hasan.

Sebagai bentuk dukungan, lanjut Hasan, Pemko Tanjungpinang akan menganggarkan melalui APBD untuk perbaikan jalan masuk ke Pasar Baru, termasuk penataan taman, serta penataan di area samping pasar tersebut yang sedikit kumuh.

“Termasuk dukungan air bersih dari SWRO kita untuk suplai ke Pasar Baru dan listrik kita sudah semua,” janjinya.

Selain itu, Hasan memastikan Pasar Baru tersebut akan ditempati pedagang yang sebelumnya pernah berjualan di kawasan tersebut.

Ia menambahkan, saat ini Bagian Ekonomi Setdako Tanjungpinang masih melakukan inventarisasi pedagang yang pernah berjualan di kawasan Pasar Baru.

“Sekarang Bagian Ekonomi sedang kerja daftar inventarisasi pedagang lama mana-mana aja. Pedagang yang dulu sudah berjualan disini harus dikembalikan disini, total hampir 800 lebih lapak. Kalau nanti semua yang lama sudah masuk, masih ada kosong, baru kita kasi yang lain,” jelasnya.

Editor: yan

Back to top button