KEPRI

Polresta dan Dishub Tanjungpinang Siapkan Rekayasa Lalin

Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Hamam Wahyudi. Foto Prokepri/mfz

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Kepolisian Resor Kota (Polresta) dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tanjungpinang dipastikan sudah menyiapkan rekayasan Lalu Lintas (Lalin) untuk mengurai kemacetan pada kegiatan ‘Pawai Takbir Keliling’ menyambut lebaran Idul Fitri 1446 Hijriyah/2025 yang akan dilaksanakan besok Minggu, (30/3/2025).

“Kami telah menyiapkan rekayasa lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan serta memastikan kelancaran kegiatan takbir keliling,”kata Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Hamam Wahyudi, Sabtu (29/3/2025).

Hamam memastikan, bahwa rute takbir keliling telah ditetapkan berdasarkan hasil rapat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sebelumnya. Termasuk, personel kepolisian juga akan ditempatkan di sejumlah titik strategis untuk menjaga keamanan selama acara berlangsung.

“Kami juga bekerja sama dengan Satpol PP untuk memastikan pawai berjalan dengan tertib,” tambah Hamam.

Senada dengan itu, Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Dishub Tanjungpinang, Savran Shadiq, menyebutkan bahwa rekayasa Lalin bersifat situasional dan akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

“Tidak ada perubahan arus lalu lintas secara permanen. Pengalihan hanya akan dilakukan jika diperlukan untuk menjaga kelancaran pawai,”jela Savran.

Ia juga mengimbau peserta dan masyarakat untuk tetap tertib selama pelaksanaan takbir keliling demi menjaga kenyamanan dan keamanan bersama.

Seperti diketahui, Pawai Takbir Keliling akan dimulai setelah salat Isya, dengan titik start dan finish di Tugu Sirih, depan Gedung Daerah, kawasan Tepi Laut, Tanjungpinang.

Peserta takbir keliling akan memulai perjalanan dari Jalan Merdeka, lalu melintasi Jalan Tengku Umar, Ketapang, Bakar Batu, Brigjen Katamso, MT. Haryono, Gatot Subroto, D.I. Panjaitan, WR. Supratman, dan Tugu Tangan.

Pawai kemudian dilanjutkan melalui Jalan Raya Uban Lama, RH Fisabilillah, Polresta, Ahmad Yani, Basuki Rahmat, Wiratno, Yos Sudarso, Usman Harun, dan H. Agus Salim, sebelum kembali ke titik awal di Tugu Sirih.(mfz)

Editor: yn

Back to top button