Sah, APBD Kepri 2020 Rp3,945 Triliun

Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak bersalaman dengan Plt Gubernur Kepri, Isdianto para pengesahan APBD murni 2020.

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Rancangan Peraturan (Ranperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni tahun 2020 Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) resmi disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda), Jumat (29/11/2019). APBD Kepri tahun 2020 sebesar Rp 3,945 Triliun.

Plt Gubernur Provinsi Kepri H Isdianto dalam sambutannya menyambut baik disahkannya Perda APBD Kepri tahun 2020 tersebut.

“Kami mengapresiasi DPRD Kepri karena telah menyelesaikan berbagai pembahasan yang panjang akhirnya, ranperda APBD Kepri tahun 2020 dapat di sahkan menjadi perda,”katanya.

Isdianto sangat mengapresiasi kinerja DPRD Kepri dan TPAD Kepri yang telah menyelesaikan perda APBD Kepri ini sesuai dengan yang di targetkan.

“APBD tahun 2020 ini merupakan bentuk cerminan konsitensi pemerinta untuk mengalokasikan 20 persen alokasi pendidikan,10 persen alokasi Kesehatan dan pembangunan infrastruktur dan fisik lainnya yang menunjang perekonomian masyarakat,”ungkap Isdianto

Tak hanya itu, Isdianto juga mengharapkan dengan disahkannya APBD Kepri tahun 2020 ini, seluruh OPD dan penerima anggaran dapat segera melakukan kegiatan yang digunakan melalui anggaran ini.

“Kita harapkan seluruh OPD dapat langsung memulai pengerjaan dan proses kegiatan yang Dapat dimulai tahun 2019 ini,” tegas Isdianto kembali.

Wakil II DPRD Kepri, Dewi Kumala Sari mengatakan, bahwa APBD Kepri tahun 2020 sebesar Rp 3,945 Triliun. Jumlah ini, sambungnya, meningkat dibandingkan APBD perubahan 2019.

“Yangmana , jumlah ini mengalami peningkatan 4,22 persen dari total APBD Perubahan Kepri sebesar Rp 3,870 Triliun,” ungkap Politisi Golkar ini.

Tak hanya itu, APBD Kepri 2020 ini juga terdiri dari PAD Kepri sebesar Rp 1,291 Triliun , pajak sebesar Rp 1,37 Triliun dan Retribusi sebesar 64 Miliar.(hk)

Editor : YAN

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.