Pembangunan RSUD Tarempa Hampir Rampung, Target 20 Desember Ini Tuntas

PROKEPRI.COM, ANAMBAS – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarempa di Kecamatan Siantan Kabupaten Kepulauan Anambas kini telah mencapai progres sekitar 95 persen. Proyek strategis daerah ini kini memasuki tahap akhir sebelum masa kontrak resmi berakhir.
“Ya, saat ini progres pembangunan sudah sekitar 95 persen dan tinggal tahap penyelesaian akhir atau finishing,”kata Yudi Prasetio, selaku manajemen risiko proyek saat ditemui di lokasi pekerjaan,Kamis (27/11/2025).
Yudi menjelaskan, pekerjaan yang tersisa kini hanya berupa penyempurnaan teknis seperti finishing interior, pengecekan sistem utilitas, pembersihan proyek, serta beberapa penyempurnaan penunjang operasional lainnya.
“Mudah-mudahan dalam waktu dekat semuanya tuntas. Kontrak pekerjaan kami sampai tanggal 20 Desember, dan targetnya sebelum itu sudah selesai,”ungkap dia.
Berdasarkan informasi dari Kementerian Kesehatan, peresmian RSUD Tarempa ini direncanakan akan dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
“Informasinya seperti itu. Dari komunikasi terakhir, peresmian direncanakan dihadiri Presiden dan Menteri Kesehatan,” sambung Yudi.
Namun, ia menegaskan bahwa jadwal maupun komposisi pejabat yang hadir masih menunggu konfirmasi resmi dari instasi terkait.
“Tanggal pastinya belum kami terima, tetapi yang sudah pasti adalah Presiden dan Menteri Kesehatan,”pungkas Yudi.
Seperti diketahui, pembangunan RSUD Tarempa disebut sebagai salah satu implementasi program prioritas nasional dalam mendukung pemerataan pelayanan kesehatan di daerah kepulauan dan wilayah 3T (Tertinggal, Terluar, dan Terdepan).
Proyek ini sejalan dengan agenda nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat akses layanan kesehatan hingga ke daerah perbatasan.
Fasilitas ini diharapkan menjadi rumah sakit rujukan utama di Kepulauan Anambas guna mengurangi ketergantungan masyarakat pada layanan kesehatan di luar daerah.
Dengan keberadaan RSUD ini, masyarakat berharap akses layanan kesehatan semakin mudah, terutama untuk kasus rujukan medis yang selama ini kerap memerlukan perjalanan jauh ke Tanjungpinang atau Batam.
Pemerintah daerah dan masyarakat pun optimis rumah sakit ini dapat menjadi peningkatan baru bagi kualitas kesehatan di Kabupaten Kepulauan Anambas.(as)
Editor: yn
