Satu Tahun Memimpin Anambas, Aneng Tegaskan Komitmen Ini

PROKEPRI.COM, ANAMBAS – Tepat satu tahun memimpin Kabupaten Kepulauan Anambas pada 20 Februari 2026, Bupati Aneng menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pelayanan publik, meningkatkan konektivitas antarwilayah, serta memperjuangkan hak keuangan daerah melalui koordinasi aktif dengan pemerintah pusat.
“Kami menyadari Anambas ini daerah kepulauan. Tantangannya tidak ringan, tapi pemerintah harus tetap hadir. Fokus kami jelas, bagaimana pelayanan dasar makin baik, konektivitas meningkat, dan hak-hak daerah bisa kita perjuangkan,” ujar Aneng, Rabu (18/2/2026).
Ia menilai, tahun pertama masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Raja Bayu Febri Gunadian menjadi pijakan awal untuk membangun arah kebijakan yang lebih terukur.
Aneng diketahui dilantik langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, pada 20 Februari 2025. Ia mulai menjalankan tugas pemerintahan di Kabupaten Kepulauan Anambas sejak 5 Maret 2025.
Meski sejumlah program telah berjalan, Aneng mengakui masyarakat masih menanti percepatan realisasi pembangunan dan peningkatan ekonomi agar dampaknya lebih terasa, terutama di wilayah-wilayah terpencil yang selama ini menghadapi keterbatasan akses dan layanan dasar.
“Kami terus berupaya agar program-program yang sudah dirancang itu cepat berjalan dan benar-benar dirasakan masyarakat. Karena tujuan utama kita bukan sekadar program ada, tapi manfaatnya nyata,” katanya.
Salah satu hal yang ditekankan Bupati Aneng dalam satu tahun terakhir adalah upaya Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas mendorong pemerataan akses internet, termasuk untuk desa-desa terpencil dan fasilitas publik.
Menurut Aneng, konektivitas digital menjadi kebutuhan penting, tidak hanya untuk komunikasi, tetapi juga untuk mendukung pendidikan, pelayanan pemerintahan, hingga akses informasi bagi masyarakat.
“Kita tidak boleh tertinggal. Internet sekarang sudah jadi kebutuhan dasar. Karena itu kami berkoordinasi dengan kementerian terkait, supaya Anambas bisa masuk program reaktivasi layanan akses internet dari BAKTI,” ucapnya.
Hasil koordinasi tersebut, bupati Kepulauan Anambas akhirnya masuk dalam program reaktivasi layanan akses internet BAKTI Kominfo, yang menyasar sejumlah titik strategis di desa serta fasilitas publik.
Aneng menyebut program itu menjadi angin segar bagi masyarakat, terutama di wilayah yang selama ini masih bergantung pada jaringan satelit dan sering mengalami kendala koneksi.
“Dengan jaringan yang lebih baik, kita harapkan pelayanan desa, sekolah, hingga puskesmas bisa lebih lancar. Ini bagian dari pemerataan pembangunan,” tambahnya.
Di bidang fiskal, Bupati Aneng juga menyoroti pentingnya kejelasan dana transfer pusat ke daerah.Ia menyampaikan bahwa audiensi bersama Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan RI dilakukan sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah memastikan hak daerah berjalan sesuai ketentuan.
“Kami datangi langsung DJPK karena ini menyangkut masa depan pembangunan daerah. Transfer ke daerah, Dana Bagi Hasil, itu harus jelas. Perhitungannya harus transparan dan bisa kita pahami bersama,” tegasnya.
Ia menjelaskan, audiensi tersebut merupakan tindak lanjut atas regulasi terkait alokasi Transfer ke Daerah (TKD), termasuk kebutuhan daerah dalam memperoleh kejelasan teknis perhitungan Dana Bagi Hasil (DBH).
Menurutnya, kepastian dan kejelasan fiskal dari pusat sangat dibutuhkan agar pemerintah daerah bisa menjaga keberlanjutan pembangunan serta memperkuat program prioritas yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Kalau fiskal kita kuat dan jelas, program pembangunan bisa lebih terarah. Kita bisa fokus pada kebutuhan masyarakat, mulai dari pelayanan kesehatan, pendidikan, infrastruktur, sampai komunikasi dan informasi,” ujarnya.
Selain pembangunan dan anggaran, Bupati Aneng menyebut stabilitas daerah sebagai bagian penting dari kemajuan Anambas. Ia menekankan perlunya sinergi lintas sektor untuk menjaga situasi tetap kondusif.
“Kita perlu kerja sama semua pihak. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan rekan-rekan pers, semuanya mitra strategis untuk membangun Anambas,” ungkapnya.(as)
Editor: yn
