Sempat Hilang Saat Melaut, Nelayan Anambas Berhasil Dipulangkan dari Malaysia

PROKEPRI.COM, ANAMBAS – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) memastikan Bachtiar (61), seorang nelayan asal Desa Genting Pulur, Kecamatan Jemaja Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, yang sempat dilaporkan hilang saat melaut, berhasil ditemukan dan dipulangkan ke Tanah Air dengan selamat.
Keberhasilan operasi kemanusiaan ini merupakan buah dari koordinasi lintas negara yang intensif antara otoritas Indonesia dan Malaysia.
Bachtiar sebelumnya dilaporkan hilang kontak setelah pergi melaut menggunakan kapal pompong berukuran 25 kaki miliknya. Berdasarkan laporan Maritime Rescue Sub-Centre (MRSC) Kuantan, kapal tersebut kehabisan bahan bakar hingga terombang-ambing dan hanyut melewati batas perairan Indonesia-Malaysia. Ia kemudian ditemukan di perairan Pulau Tioman, Pahang, Malaysia, pada Kamis (15/10/2026).
Menindaklanjuti penemuan tersebut, pihak MRSC Kuantan langsung mengerahkan Bot PERKASA 46 untuk mengevakuasi korban ke Klinik Kesihatan Tekek guna menjalani pemeriksaan medis. Setelah dinyatakan sehat, proses pemulangan dilakukan pada Sabtu (17/10/2026) melalui serah terima di perbatasan laut.
Pemindahan korban didukung oleh armada KM Sebatik milik Malaysia dan Rigid Inflatable Boat (RIB) 02 Natuna milik Basarnas.
Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada otoritas Malaysia, khususnya MRSC Kuantan, Konsulat Republik Indonesia, serta tim SAR gabungan yang telah bergerak cepat merawat dan memfasilitasi pemulangan warga Kepri tersebut.
Menurutnya, sinergi ini membuktikan kuatnya solidaritas antarnegara dalam menjaga keselamatan di wilayah perbatasan.
Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Provinsi Kepri, Doli Boniara, mengimbau agar kejadian ini menjadi peringatan bagi nelayan lain, khususnya yang beraktivitas di kawasan terluar.
Nelayan diminta untuk selalu melengkapi kapal dengan alat komunikasi dasar, perangkat navigasi, serta peralatan keselamatan yang memadai sebelum berlayar guna mengantisipasi kondisi darurat di laut.
Saat ini, Bachtiar telah kembali ke kampung halamannya dan berkumpul bersama keluarga dalam kondisi sehat.(yan)
